Arsip Tugas Akhir

Repository publikasi ilmiah mahasiswa STK St. Yakobus Merauke

189
Karya Ilmiah
7
Kali Dilihat
1,587
Diunduh
Menampilkan 46–60 dari 189 karya ilmiah
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
RENDAHNYA RASA PERCAYA DIRI CALON KATEKIS DALAM MEMIMPIN IBADAH TANPA IMAM PADA MAHASISWA SEMESTR III DAN V STK St. YAKOBUS MERAUKE
Melania Florida Kanum (1702011)
rendahnya rasa percaya diri memimpin ibadah calon katekis.
Melania Florida Kanum Nim 1702011, Rendahya Rasa Percaya Diri Calon Katekis dalam Memimpin Ibadah Tanpa Iman Mahasiswa Semester III Dan V STK St Yakobus Merauke.
Percaya diri dan memimpin ibadah adalah dua variable utama dalam penelitian ini. Adapun fokus penelitian ini adalah untuk meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa STK St.Yakobus Merauke dalam memimpin ibadah tanpa imam dengan dua rumusan masalah (1) Bagaimana upaya membangun dan meningkatkan kepercayaan diri pada calon Katekis STK St.Yakobus Merauke (2) Bagaimana mekanisme memimpin ibadah tanpa imam pada mahasiswa calon Katekis STK St.Yakobus Merauke.
Sebagian mahasiswa STK St Yakobus Merauke menghindar dari tanggung jawab yang dipercayakan kepada mereka, tanggung jawab dalam memimpin ibadah, lektor dan mengangkat lagu. Hal ini tercermin dari sikap mahasiswa yang menghindar dari tanggung jawabnya, dan tidak menjalankan tugas dengan baik pada hari yang ditentukan, dalam melaksanakan tugas mereka masing-masing. Dengan alasan datang terlambat, sakit dan tidak melihat jadwal.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang berarti penulis mendeskripsikan hasil temuan dalam penelitian dengan bahasa peneliti yang dilakukan secara alamiah sehingga dapat memperoleh sebuah kesimpulan. Informan kunci dalam penelitian ini adalah 30 mahasiswa yang terdiri dari Semester III sebanyak 18 orang dan Semester V sebanyak 12 orang. Teknik pengambilan data dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Selanjutnya peneliti menyimpulkan hasil temuan bentuk narasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasa percaya diri mahasiswa STK St Yakobus Merauke Semester III dan V dalam memimpin ibadah tanpa imam adalah sebagian masih kurang percaya diri, gugup, takut, membaca terbata-bata, menghindar dari kurang tanggung jawab, terlambat doa pagi, kurang mempersiapkan ibadah sesuai dengan kaidah liturgi. Agar mahasiswa STK St Yakobus dapat memimpin ibadah dengan benar maka penulis mengusulkan saran. Saran yang diusulkan mengintensifkan pelatihan memimpin ibadah, memotivasi mahasiswa lebih terlibat aktif dalam kegiatan lingkungan dan kelompok kategorial di Paroki, mendampingi mahasiswa secara intensif dan mengefektifkan evaluasi serta memberi sanksi akademik jika mahasiswa tidak melaksanakan tugas dalam memimpin ibadah.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
PENTINGNYA KATEKESE LITURGI EKARISTI DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUTERA-PUTERI ALTAR DI STASI SANTO YAKOBUS SP7 PAROKI BUNDA HATI KUDUS KUPER
MARIA SUNCERLIS (1802030)
Katekese Liturgi Ekaristi Putera-Puteri Altar.
Skripsi ini berjudul PENTINGNYA KATEKESE LITURGI EKARISTI DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUTERA-PUTERI ALTAR DI STASI SANTO YAKOBUS SP7 PAROKI BUNDA HATI KUDUS KUPER. Topik ini diinspirasi oleh keadaan yang terjadi pada putera-puteri altar di Stasi Santo Yakobus SP7 yakni rendahnya pemahaman mereka tentang liturgi ekaristi, sehingga skripsi ini bertujuan untuk membantu putera-puteri altar mengenal peralatan dalam liturgi ekaristi dan bagaimana bersikap yang baik selama perayaan ekaristi berlangsung.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif, deduktif, dan induktif. Yang menjadi informan dari penelitian ini adalah putera-puteri altar yang berjumlah 35 dan dewan stasi yang berjumlah 2 orang.
Hasil penelitian menjelaskan bahwa pelaksanaan katekese liturgi ekaristi bagi putera-puteri altar menjadi kemendesakan kebutuhan. Hal ini disebabkan karena pelaksanaan katekese tentang liturgi ekaristi selama ini belum membantu putera-puteri altar untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang liturgi ekaristi dan unsur-unsurnya dan bagaimana keterlibatan mereka dalam melayani imam selama perayaan ekaristi berlangsung. Pendampingan terhadap mereka sangatlah kurang dengan menggunakan metode ceramah. Hasilnya adalah putera-puteri altar tidak memahami dengan baik tentang liturgi ekaristi secara umum, peralatan liturgi ekaristi dan tata gerak yang sesungguhnya selama perayaan ekaristi berlangsung.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA SEKOLAH TINGGI KATOLIK SANTO YAKOBUS MERAUKE
Maria Fatima Mamung (1802029)
Efektivitas pembelajaran daring prestasi belajar
Skripsi ini berjudul”EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA SEKOLAH TINGGI KATOLIK SANTO YAKOBUS MERAUKE” Judul ini dipilih berdasarkan proses belajar mahasiswa selama pandemi covid-19 di STK St. Yakobus Merauke. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas pembelajaran daring terhadap prestasi belajar.
Skripsi ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pembahasan masalah dilakukan menggunakan observasi dan wawancara terhadap dosen dan mahasiswa yang telah mengikuti pembelajaran daring. Permasalahan mendasar dalam skripsi ini dirumuskan sebagai berikut: (1) Bagaimana efektivitas pembelajaran daring terhadap prestasi belajar mahasiswa STK St. Yakobus Merauke? (2) Bagaimana prestasi belajar mahasiswa STK St. Yakobus Merauke?
Hasil penelitian menjelaskan bahwa pembelajaran daring adalah pembelajaran yang efektif karena dapat dilakukan dari jarak jauh. Dengan tujuan untuk mengurangi kontak fisik dan untuk mencegah penyebaran virus covid-19, serta membantu meringankan biaya trasportasi ke kampus, efisien waktu serta membantu mahasiswa dalam mengenal media eletronik yang lebih modern. Prestasi belajar yang dicapai oleh mahasiswa dalam pembelajaran klasikal sangat rendah dengan IPK 2.91 dibandingkan dengan hasil belajar selama pembelajaran daring dengan IPK 3.18. dilihat dari hasil IPK, maka proses pembelajaran daring sangat efektif dibandingkan pembelajaran klasikal.
Saran yang diusulkan peneliti bagi mahasiswa yakni; Hendaknya mahasiswa perlu memperhatikan hal-hal baru sesuai perkembangan zaman, seperti mengenal media-media yang lebih modern, mahasiswa harus mampu untuk mengembangkan pengetahuan kognitif, afektif dan psikomotorik dalam proses belajar. Selain itu peneliti juga mengajukan saran kepada dosen yakni; Mendampingi mahasiswa untuk siap menerima tantangan terhadap perkembangan teknologi yang lebih modern, lebih berperan aktif dalam mengarahkan mahasiswa untuk mengikuti proses pembelajaran daring maupun pembelajaran tatap muka.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
DEVOSI KEPADA MARIA DALAM PANDANGAN KELOMPOK DOA LEGIO MARIA DI PAROKI SANTO FRANSISKUS XAVERIUS KATEDRAL MERAUKE
MARIA ANTONETA A. NDIKEN (1802028)
Devosi kepada Maria Kelompok Doa Legio Maira Pemahaman tentang devosi kepada Maria.
Judul skripsi Devosi Kepada Maria Dalam Pandangan Kelompok Doa Legio Maria Di Paroki Santo Fransiskus Xaverius Katedral Merauke dipilih karena penulis melihat anggota kelompok legio Maria yang sangat rajin dalam menjalankan devosi kepada Maria maka penulis tertarik dan ingin mengetahui secara mendalam pemahaman kelompok doa legio Maria tentang devosi kepada Maria.
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mencari tau bagaimana pemahaman anggota kelompok doa legio Maria tentang doa devosi kepada Maria di Paroki St. Fransiskus Xaverius Katedral Merauke.
Penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Oleh sebab itu, untuk mendukung tujuan dari judul karya tulis ini, penulis melakukannya penelitian dengan tiga teknik pengumpulan data yakni: observasi, wawancara, dan dokumen-dokumen yang mendukung dalam penulisan karya tulis ini. Teknik Observasi ini penulis turun langsung kelapangan untuk mengamati secara langsung untuk memperoleh data sedang dokumen-dokumen yang digunakan, penulis mengumpulkan berbagai dokumen untuk mendukung penulisan skripsi ini. Dengan teknik wawancara, penulis turun langsung ke tempat penelitian untuk mewawancarahi 10 informan dari Kelompok Doa Legio Maria.
Berdasarkan hasil analisis dari sumber-sumber di atas, disimpulkan bahwa Devosi kepada Maria dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk membentuk kehidupan kristiani yang sejati. Dengan berdevosi kepada Maria, Kelompok Doa Legio Maria sebagai umat Allah yang mengkususkan diri merekah untuk bersembah sujud kepada Allah melalui Devosi kepada Maria diharapkan mampu mengasah iman dan lebih mendekatkan diri Kristus. Selain itu Devosi kepada Maria juga dapat menggugah hati setiap orang untuk memberi perhatian kepada sesama yang lemah dan menderita. Penghormatan akan keagungan Maria demikian juga nampak dalam praktik hidup setiap keluarga dari Kelompok Doa Legio Maria di Paroki St. Fransiskus Xaverius Katedral Merauke.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
IMPLEMENTASI SERUAN SINODE PARA USKUP XVI TENTANG PARTISIPASI UMAT DALAM HIDUP MENGGEREJA DI STASI SANTA MARIA BAAD PAROKI SANTO PETRUS & PAULUS KUMBE
MARIA ANISA (1802027)
Implementasi Seruan Sinode Partisipasi Hidup Menggereja.
Skripsi ini berjudul IMPLEMENTASI SERUAN SINODE PARA USKUP XVI TENTANG PARTISIPASI UMAT DALAM HIDUP MENGGEREJA DI STASI SANTA MARIA BAAD PAROKI SANTO PETRUS DAN PAULUS KUMBE. Judul ini diinspirasi oleh keadaan umat Stasi Santa Maria Baad yang kurang berpartisipasi dalam hidup menggereja. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Peneliti menggunakan metode deskriptif yaitu jenis, desain, atau rancangan penelitian yang biasa digunakan untuk meneliti objek penelitian yang alamiah atau dalam kondisi riil dan tidak disetting seperti pada penelitian eksperimen. Untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan, peneliti menggunakan dua metode pengumpulan data, yakni observasi dan wawancara yang diperoleh dari 5 informan kunci.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa partisipasi umat dalam hidup menggereja di stasi Santa Maria Baad masih rendah. Kegiatan sosialisasi seruan sinode para Uskup XVI dan penegasan dari Muspas KAMe tentang partisipasi umat dalam hidup menggereja sudah dilaksanakan mulai di tingkat paroki sampai ke tingkat stasi. Hasilnya umat stasi Santa Maria Baad belum menunjukkan partisipasinya dalam berbagai kegiatan Gereja. Ada beberapa masalah yang menjadi penghambat partisipasi umat, yakni faktor ekonomi, faktor budaya, kemampuan sumber daya manusia, rendahnya pemahaman umat tentang ekaristi yang berimbas kepada penghayatannya dalam hidup sehari-hari. Kondisi riil ini perlu disikapi dan ditanggapi secara serius oleh pihak-pihak yang berkepentingan, khususnya di tingkat paroki Santo Petrus dan Paulus Kumbe.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
STRATEGI PENDAMPINGAN PASTORAL ANAK JALANAN DI PAROKI SANTA MARIA FATIMA KELAPA LIMA MERAUKE
KATHARINA KARI (1802021)
Pendampingan Pastoral – Anak Jalanan
Pendampingan merupakan realisasi dan sekaligus representasi dari universal
human family caring nature. Pendampingan bersifat covenantal. Pendampingan
dilakukan oleh siapa saja, bagi siapa saja, kapan saja dan di mana saja. Konseling
pastoral merupakan sebuah runcingan atau layanan spesialisasi dari pada pendampingan.
Pendampingan pastoral merupakan suatu pelayanan pertolongan dan penyembuhan
dari gereja, baik secara individu maupun kelompok sehingga dapat bertumbuh dalam
proses kehidupannya di masyarakat. Dapat dikatakan bahwa pendampingan pastoral ini
dilakukan secara sengaja terhadap anggota gereja yang sedang mengalami permasalahan
atau pergumulan hidup. Kriseta, juga berpendapat bahwa pendampingan pastoral
berhubungan dengan manusia tidak peduli kepercayaannya, kedudukan sosialnya, atau
prestisenya.
Hakikat konseling pastoral demikian menimbulkan proses, interelasi, interaksi dan
intertransaksi yang berkesinambungan antara konselor dan konseli. Pendampingan
merupakan landasan yang kokoh bagi pengertian tentang konseling pastoral.
Pendampingan pastoral adalah gabungan dari dua kata yang mempunyai makna
pelayanan, yaitu kata pendampingan dan kata pastoral. Pendampingan merupakan
kegiatan kemitraan, bahu-mambahu, menemani, dan berbagi dengan tujuan saling
menumbuhkan dan mengutuhkan.
Pembinaan terhadap anak-anak jalanan ini sudah dilakukan oleh berbagai
kalangan kelompok masyarakat, organisasi kepemudaan bahkan gereja dan pemerintah
juga turut andil dalam membina anak-anak jalan dimaksud, namun hingga saat ini anakanak
jalanan dimaksud masih saja berkeliaran dan melakukan aktifitasnya seperti yang
sudah di singgung diatas.
Untuk itu perlu adanya keterlibatan semua pihak secara menyeluruh dan serentak
dalam menggembleng anak-anak jalanan agar dapat meninggalkan kehidupan jalanan
sebagai anak jalan dan atau anak aibon dengan memberikan pembinaan serta
menyadarkan mereka tentang resiko dan bahaya hidup dijalanan.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
FAKTOR PENYEBAB PENUMPUKAN SAMPAH PLASTIK DI KOTA MERAUKE DAN UPAYA UNTUK MELESTARIKAN LINGKUNGAN MELALUI ENSIKLIK LAUDATO SI
Karolus B. Bala (1802022)
penumpukan sampah plastik faktor-faktor penyebab upaya yang dilakukan.
Penelitian ini bertujuan untuk mencari faktor penyebab terjadinya penumpukan sampah plastik di kota Merauke, selain itu tujuan penelitian ini juga mau mendeskripsikan dampak yang muncul dari penumpukan sampah plastik yang terjadi. Tujuan lain juga adalah mendeskripsikan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga dan memelihara lingkungan serta mengembalikan keutuhan alam ciptaan.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode ini bertujuan untuk menggambarkan bagaiamana kondisi kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh penumpukan sampah plastik yang terjadi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor penyebab penumpukan sampah di kota Merauke terjadi karena kemajuan teknologi, kesadaran masyarakat yang masih sangat rendah dan juga tingkat pendididkan yang masih sangat kurang. Selain itu penumpukan sampah berdampak negatif bagi kesehatan masyarakat karena itu ada berbagai upaya yang sudah dilakukan dengan meningkatkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, tersedianya tempat pembuangan sampah (TPS), mendirikan bank sampah, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk merawat alam ciptaan. Hal ini sesuai dengan seruan paus Fransiskus dalam ensikliknya Laudato Si yang mengajak umat manusia untuk melakukan pertobatan ekologis. Pertobatan ekologis berarti adanya kesadaran diri setiap pibadi untuk menjaga dan merawat lingkungan sekitarnya karena alam sekitar kita adalah ibu bagi kita semua.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
MEMAKNAI KETERLIBATAN KAUM PEREMPUAN DALAM KEHIDUPAN MENGGEREJA DI LINGKUNGAN SANTO MIKHAEL PAROKI SANTO YOSEP BAMBU PEMALI
JULIANA SAMDERUBUN (1802017)
Perempuan Keterlibatan Hidup Menggereja
Skripsi ini berjudul MEMAKNAI KETERLIBATAN KAUM PEREMPUAN DALAM KEHIDUPAN MENGGEREJA DI LINGKUNGAN SANTO MIKHAEL, PAROKI SANTO YOSEP BAMBU PEMALI. Judul ini dipilih berdasarkan pengamatan akan keaktifan kaum perempuan dalam kehidupan menggereja di lingkungan Santo Mikhael. Tujuan penelitian untuk mendalami makna dari keaktifan kaum perempuan dalam mengikuti kegiatan-kegiatan kehidupan menggereja.
Skripsi ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pembahasan masalah dilakukan menggunakan observasi dan wawancara terhadap umat lingkungan Santo Mikhael.
Hasil penelitian menjelaskan bahwa keterliatan kaum perempuan dalam kegiatan hidup menggereja di lingkungan Santo Mikhael, Paroki Santo Yosep Bambu Pemali sangat aktif. Mereka melibatkan diri dalam berbagai kegiatan-kegiatan menggereja yang dilakukan di lingkungan maupun di paroki seperti doa-doa lingkungan, ibadah sabda di lingkungan, katekese, koor lingkungan, relirosario, lektor, dan juga sebagai anggota WKRI. Karena kaum perempuan di lingkungan Santo Mikhael sangat memahami dengan baik arti dari hidup menggereja itu sehingga mereka dengan setia selalu melibatkan diri dalam kegiatan menggereja yang diadakan di lingkungan maupun di pusat paroki.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
KERAHIMAN YESUS SEBAGAI MODEL PELAYANAN PASTORAL CARE DI RUMAH SAKIT BUNDA PENGHARAPAN MERAUKE
Gervasius Lado Bean (1802013)
Model Kerahiman Yesus Pelayanan Pastoral care.
Skripsi ini berjudul KERAHIMAN YESUS SEBAGAI MODEL PELAYANAN PASTORAL CARE DI RUMAH SAKIT BUNDA PENGHARAPAN MERAUKE. Judul ini diinspirasi dari Kerahiman Yesus sebagai model pastoral khusus bagi orang sakit. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang sifatnya kualitatif. Metode kualitatif-deskriptif yaitu penelitian terhadap masalah-masalah berupa fakta-fakta saat ini dari suatu populasi yang meliputi kegiatan penilaian sikap, atau pendapat terhadap individu, organisasi, keadaan, ataupun prosedur. Subjek penelitian adalah pasien Rumah Sakit Bunda Pengharapan Merauke dan objek penelitian adalah pelayanan pastoral care di Rumah Sakit Bunda Pengharapan Merauke. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara yang diperoleh dari 10 informan dengan perincian; 5 tim pastoral care dan 5 pasien. Hasil penelitian disimpulkan bahwa nilai kerahiman Ilahi (Yesus) hadir dalam diri setiap orang yang melayani yaitu para medis dan petugas pastoral care dan keluarga. Pasien merasakan nilai kerahiman Yesus karena ketulusan hati dari semua pihak yang memiliki niat baik dalam usaha untuk proses penyembuhan. Penderitaan yang dialami oleh pasien dihayati sebagai bagian dari penderitaan Kristus, bahkan penderitaan karena kesalahan masa lalu yang dialami pasien dihayati sebagai salib yang harus dipikul. Pengalaman iman bahwa sakit adalah ujian dari Tuhan memberikan harapan akan pemulihan relasi dengan Tuhan yang selama ini jarang dilakukan (doa). Belaskasihan Allah adalah bagian dari Kerahiman Ilahi yang menyata dalam proses pemulihan pasien dari sakitnya. Hasil penelitian menegaskan kembali bahwa kerahiman Ilahi yang dialami pasien karena pasien mengalami betapa luar biasa pelayanan baik medis maupun non medis dari Rumah Sakit Bunda Pengharapan Merauke, yang mana membawa perubahan berarti dalam diri pasien. Kesehatan jasamani dan rohani menjadi jaminan kerahiman Ilahi selalu ada dalam setiap pasien.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
KONSEP MODERASI BERAGAMA DALAM KONTEKS KEARIFAN LOKAL TOTEMISME PADA MASYARAKAT MARIND-ANIM DI KAMPUNG YABA MARU DISTRIK TANAH MIRING KABUPATEN MERAUKE
Fransiskus Aknar Gamu (1802012)
Moderasi Beragama Kearifan Lokal Totemisme Marind-Anim
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep moderasi beragama yang dipahami oleh masyarakat suku Marind-Anim, menggali nilai-nilai kearifan lokal totemisme yang terdapat pada masyarakat suku Marind-Anim yang dapat menjadi dasar dalam membangun iklim moderasi, untuk mendeskripsikan sikap-sikap moderasi beragama yang sudah diwujudkan oleh masyarakat suku Marind-Anim di Kampung Yaba Maru Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan dua jenis sumber data yaitu data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun narasumber yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 11 informan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa : (1) Konsep Moderasi Beragama yang dipahami adalah sikap saling menghargai dan menghormati dalam lingkup keberagaman. Konsep moderasi beragama sebagai sikap toleransi antar umat beragama. (2) Nilia-nilai yang terkandung dalam totemisme dalam membangun iklim moderasi beragam lebih mengarah kepada nilai kemanusiaan dan berlaku adil terhadap sesama manusia yakni nilai toleransi, keterbukaan terhadap agama lain, kekeluargaan, persaudaraan dan kebersamaan. (3) Implementasi sikap moderasi beragama yang diwujudkan oleh masyarakat Marind-Anim ialah menciptakan masyarakat suku Marind-Anim yang suka membantu, terbuka, bersosialisasi dengan orang lain dan sikap toleransi yang tinggi. Masyarakat Marind-Anim dapat mengimplementasikan sikap bekerjasama dengan sesama yang berbeda suku, agama, ras, etnis di lingkungan masyarakat untuk menciptakan kerukunan antar umat beragama dan keyakinan.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
ANALISA KURANGNYA KETERLIBATAN ORANG MUDA KATOLIK (OMK) DALAM HIDUP MENGGEREJA DI STASI SANTO MIKAEL MAGABAG PAROKI HATI KUDUS YESUS AGHAM KEUSKUPAN AGUNG MERAUKE
Figelius Namu Tereyemu (1602025)
Menyusul
Menyusul
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
STUDI MINIMNYA PEMAHAMAN UMAT TENTANG SAKRAMEN MINYAK SUCI DI STASI KELUARGA KUDUS PAROKI SANTO YOHANES MARIA VIANNEY JAGEBOB KEUSKUPAN AGUNG MERAUKE
Faustina Ruatameti (1802011)
Sakramen Minyak Suci Penguatan
Skripsi dengan judul, Studi Minimnya Pemahaman Umat Tentang Sakramen Minyak Suci Di Stasi Keluarga Kudus Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Jegebob Keuskupan Agung Merauke. Membahas minimnya pemahaman umat tentang sakramen minyak suci.Melalui studi ini hendak dikaji, dampak dan faktor-faktor yang menyebabkan umat kurang memahami sakramen minyak suci di Stasi Keluarga Kudus Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Jagebob Keuskupan Agung Merauke.
Kajian ini menggunakan pendekatan teknik observasi dan wawancara informan ditentukan sebanyak lima orang dengan rincian informan kunci satu orang dan informan pendukung empat orang.
Secara etimologi Kata “Sakramen” berasal dari bahasa Latin sacramentum, yang berhubungan dengan hal-hal suci.Sakramen menjadi tanda dan sarana keselamatan Allah yang diberikan kepada manusia.Dalam Sacrosantum Consilium (SC no 59) ditandaskan bahwa sakramen dimaksudkan untuk menguduskan manusia, membangun tubuh Kristus, dan akhirnya mempersembahkan ibadat kepada Allah.Berangkat dari dari uraian di atas, maka Gereja Katolik meyakini bahwa sakramen rekonsiliasi berasal dari Yesus Kristus. Sakramen mengandung dua unsur yang tidak dapat dipisahkan, yakni: forma dan material.Forma atau bentuk ditampakkan dalam kata-kata yang menjelaskan peristiwa tersebut.Materia atau unsur-unsur yang tampak dalam bentuk barang atau tindakan.
Dalam Gereja Katolik ada tujuh sakramen yakni: sakramen Baptis, Penguatan atau Krisma, Ekaristi, Tobat atau Pengampunan Dosa, Perkawinan, Imamat dan pengurapan orang sakit. Sakramen yang tergolong pada penyembuhan adalah sakramen Tobat dan Pengurapan orang Sakit.Sakramen merupakan perayaan kehadiran Yesus Kristus secara sakramental dalam Gereja-Nya dan menjadi simpul kehidupan kongkret manusia.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
PENGARUH PACARAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 MERAUKE
Elisabeth Yuliana (1802010)
Pacaran Motivasi Belajar Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Merauke
Elisabeth Yuliana 1802010, Pengaruh Pacaran Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Merauke. Skripsi Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik Sekolah Tinggi Katolik St. Yakobus Merauke
Tujuan dari penelitin ini adalah mengidentifikasi pengaruh pacaran terhadap motivasi belajar siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Merauke. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan model analisis regresi sederhana. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 1 Merauke yang berjumlah 75 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu angket, wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data yang dikumpulkan kemudian di deskripsikan untuk menjawab pertanyaan peneliti. Teknik analisis data menggunakan satu variabel independen dan satu variabel dependen. Dari hasil penelitian diketahui bahwa Pacaran di SMK Negeri 1 Merauke adalah baik. Hal ini terlihat dari hasil penelitian yang menunjukkan bahwa 59% responden menjawab baik dan 41% menjawab sangat baik. Motivasi Belajar Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Merauke adalah baik. Hal ini terlihat dari hasil penelitian yang menunjukkan bahwa 88% responden menjawab baik dan 12% menjawab sangat baik. Berdasarkan hasil uji regresi linear sederhana didapatkan data bahwa Pacaran berpengaruh terhadap Motivasi Belajar pada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Merauke, namun pengaruhnya tidak besar yakni hanya 15,3%. Selebihnya motivasi belajar siswa dipengaruhi oleh faktor lain.
Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar siswa SMK Negeri 1 Merauke lebih berkonsentrasi dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar, memprioritaskan waktu belajar, dan menjalin hubungan dengan teman yang memiliki semangat untuk berhasil dalam belajar. Bagi para guru dan orang tua siswa agar meningkatkan pengawasan dan pendampingan terhadap siswa yang berpacaran.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
IMPLEMENTASI PERUMPAMAAN ORANG SAMARIA YANG BAIK HATI MENURUT INJIL LUKAS DALAM KARYA PELAYANAN PASTORAL MAHASISWA SEKOLAH TINGGI KATOLIK SANTO YAKOBUS MERAUKE Suatu Tinjauan Biblis Lukas 10:25-37
Bertolomeus Belang (1802007)
Mahasiswa STK St. Yakobus Merauke Pelayanan Pastoral Orang Samaria
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi perumpamaan orang Samaria yang baik hati menurut injil Lukas dalam karya pelayanan pastoral Mahasiswa Sekolah Tinggi katolik St. Yakobus Merauke. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam yang melibatkan 10 informan utama sebagai perwakilan dari mahasiswa Sekolah Tinggi Katolik St. Yakobus Merauke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa sungguh mengimplementasikan sikap orang Samaria yang baik hati dalam karya pelayanan pastoral. Karya pelayanan mahasiswa ditunjukkan melalui sikap peduli terhadap sesama, sikap berani bertanggungjawab, sikap rela berkorban dan sikap kasih kepada sesama. Sikap ini menggambarkan kepribadian orang Samaria dalam karya pelayanan mahasiswa Sekolah Tinggi Katolik St. Yakobus Merauke.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
PENGARUH LITERASI MEMBACA TERHADAP KOMPETENSI PROFESIONALISME MAHASISWA PPL SEKOLAH TINGGI KATOLIK SANTO YAKOBUS MERAUKE
Aplonia Anita Lenes (1802040)
Literasi Membaca Kompetensi Profesionalisme Mahasiswa PPL
Aplonia Anita Lenes 1802040, Pengaruh Literasi Membaca Terhadap Kompetensi Profesionalisme Mahasiswa PPL Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke. Skripsi Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke.

Penelitian ini berjudul Pengaruh Literasi Membaca Terhadap Kompetensi Profesionalisme Mahasiswa PPL Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mengetahui adanya pengaruh membaca terhadap kompetensi profesionalisme mahasiswa PPL. 2) mengetahui seberapa besar pengaruh literasi membaca terhadap kompetensi profesionalisme mahasiswa PPL. 3) mengetahui upaya apa yang dapat dilakukan dalam meningkatkan literasi membaca. Sebagai calon pendidik tentunya kompetensi profesional menjadi salah satu kompetensi yang dibutuhkan. Membaca merupakan salah satu hal yang dapat dilakukan agar seorang calon pendidik, profesional terhadap bidang yang digeluti.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan model analisis regresi. Sampel dari penelitian ini adalah mahasiswa Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke yang telah melaksanakan dan yang sementara melaksanakan PPL 1 dan PPL 2 yaitu semester 5, 7 dan 9 sebanyak 60 orang. Instrumen yang digunakan ialah kuisioner dengan bentuk skala likert dengan jumlah butir instrumen penelitian 60 pernyataan untuk setiap variabel.
Dari hasil penelitian diketahui bahwa Literasi Membaca mahasiswa PPL di Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke adalah baik. Hal ini terlihat dari hasil penelitian yang menunjukkan bahwa Literasi Membaca 7% menunjukkan kegiatan membaca yang cukup baik, 37% baik dan 57% sangat baik. Kompetensi Profesionalisme mahasiswa PPL Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke adalah baik. Hal ini terlihat dari hasil penelitian yang menunjukkan bahwa kompetensi profesionalisme 3% adalah cukup baik, 28% baik dan 68% sangat baik. Berdasarkan uji regresi linear sederhana didapatkan data bahwa Literasi membaca berpengaruh terhadap kompetensi profesionalisme mahasiswa PPL dalam proses pembelajaran yaitu sebesar 52,1% dan 47,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
Berdasarkan hasil penelitian ini disaran agar Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke semakin meningkatkan kegiatan literasi membaca baik itu melalui berbagai lomba yang diadakan berkaitan dengan membaca serta dosen sebagai pusat sentral dapat memberikan tugas yang lebih banyak berkaiatan dengan buku, sehingga dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya membaca serta menghasilkan calon-calon guru yang profesional.
PDF 0 7