Arsip Tugas Akhir

Repository publikasi ilmiah mahasiswa STK St. Yakobus Merauke

189
Karya Ilmiah
7
Kali Dilihat
1,591
Diunduh
Menampilkan 76–90 dari 189 karya ilmiah
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2022
PENTINGNYA PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT SERTA DAMPAKNYA PADA PERILAKU ANAK DI LINGKUNGAN SANTO PETRUS PAULUS PAROKI SANTA MARIA FATIMA KELAPA LIMA MERAUKE
Susana Helena Nohong (1702049)
reward dan punishment perilaku anak.
Skripsi ini berjudul “Pentingnya Pemberian Reward dan Punishment serta Dampaknya pada Perilaku Anak Di Lingkungan Santo Petrus Paulus Paroki Santa Maria Fatima Kelapa Lima Merauke”. Pemberian reward dan punishment dalam keluarga merupakan metode untuk membentuk perilaku anak menjadi baik. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui seberapa pentingnya pemberian reward dan punishment serta penerapannya dalam keluarga di lingkungan Santo Petrus Paulus.
Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitaif deskriptif dengan melihat fenomena yang terjadi terhadap perilaku anak dalam keluarga di lingkungan Santo Petrus Paulus Paroki Santa Maria Fatima Kelapa Lima Merauke.
Hasil penelitian yaitu 1). Orangtua menganggap penting sekali pemberian reward dan punishment pada anak untuk membentuk perilaku anak dalam keluarga. Orangtua memberikan reward dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi anak untuk belajar di rumah dan di sekolah serta membantu anak untuk berani. Pemberian reward juga memotivasi anak untuk rajin membantu orangtua dan mengerjakan tugas dari sekolah. Orangtua memberikan punishment dengan tujuan agar anak mengubah perilakunya dan berperilaku baik dalam keluarga maupun lingkungan soaial dengan menghormati orang yang lebih dewasa. 2). Penerapan reward dan punishment dalam keluarga yang diterapkan dengan bentuk-bentuk reward dan punishment secara verbal dan non verbal untuk mendidik anak dalam keluarga. Pemberian reward dan punishment yang diterapkan dalam keluarga dengan cara memuji anak, memberikan hadiah seperti uang jajan, pakaian dan sepatu baru dan lain sebagainya. Punishment yang diterapkan dalam keluarga adalah menegur anak, marah, cubit dan memukul anak. Orangtua menerapkan punishment dalam keluarga untuk meretas perilaku buruk anak yang terjadi dalam keluarga. Reward dalam keluarga yang perlu diterapkan untuk membentuk anak berperilaku baik dan sopan terhadap orang lain baik di lingkungan sosial maupun di lingkungan sekolah. Yakni pendampingan efektif orangtua terhadap anak berdasarkan cinta kasih.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2022
ANALISIS RENDAHNYA MINAT BELAJAR SISWA KELAS IV DAN V PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DI SD INPRES MOPIO DISTRIK VENAHA KABUPATEN MAPPI
PASKALINA ANASTASIA NEMEP (1702041)
Minat Belajar Pendidikan Agama Katolik
Skripsi ini berjudul Analisis Rendahnya Minat Belajar Siswa Kelas IV dan V Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik Di SD Inpres Mopio Distrik Venaha Kabupaten Mappi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui penyebab rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran agama Katolik. 2) mengetahui dampak dari rendahnya minat belajar siswa pada kelas IV dan Kelas V pada pelajaran agama Katolik dan 3) meningkatkan minat belajar siswa kelas IV dan Kelas V pada mata pelajaran agama Katolik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subyek dari penelitian ini adalah siswa Kelas IV dan V sebanyak 40 orang. Obyek penelitian ini berjumlah 15 orang. Instrument yang digunakan ialah observasi, wawancara dan studi dokumen.
Hasil penelitian didapat bahwa Penyebab rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran PAK di SD Inpres Mopio Kampung Mopio Distrik Venaha adalah siswa kurang berminat belajar Pak di sekolah dikarenakan minimnya persiapan dan kreativitas guru dalam mengajar dan mengelola perangkat pembelajaran PAK. Selain itu, diperparah dengan tidak adanya guru PAK yang profesional yang mengajar mata pelajaran PAK di sekolah dan kurang disiplinnya guru dalam mengajar di sekolah. Dampak dari rendahnya minat belajar siswa pada pelajaran PAK di SD Inpres Mopio Kampung Mopio Distrik Venaha yakni siswa mendapat nilai mata pelajaran PAK rendah atau tidak sesuai dengan KKM, malas mengerjakan tugas terutama di rumah, yang berkaitan dengan materi PAK dan siswa lebih memprioritaskan bermain dari pada belajar materi PAK. Upaya untuk meningkatkan minat belajar siswa siswa pada mata pelajaran PAK di SD Inpres Mopio Kampung Mopio Distrik Venaha adalah guru harus mempersiapkan bahan ajar dan media yang digunakan lebih baik lagi. Selain itu, orangtua harus menjadi teladan dan figur yang baik bagi siswa dalam hal hidup menggereja agar anak semakin memiliki motivasi dalam upaya mengembangkan iman mereka sendiri dalam kegiatan rohani.
Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada kepala sekolah harus mengupayakan guru bidang studi PAK di sekolah guru PAK. bukan guru kelas. Guru juga dituntut untuk belajar lebih banyak tentang materi PAK dan lebih kreatif dalam menyiapkan bahan ajar, metode yang digunakan dalam mengajar, media dan sarana yang dipakai dalam menyampaikan materi PAK dan memberi tugas yang berkualitas dalam mengembangkan aspek kognitif, afektif dan psikomotorik siswa. Selain itu, orangtau harus lebih mengoptimalkan dukungan dan perhatian serta menjadi teladan bagi siswa.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2022
PENGARUH AKSI PANGGILAN PARA RELIGIUS TERHADAP PANGGILAN HIDUP MEMBIARA BAGI ORANG MUDA KATOLIK DI PAROKI SANTO YOSEPH BAMBU PEMALI KEUSKUPAN AGUNG MERAUKE
Odilia Laiyan (1702013)
Aksi Panggilan Hidup Membiara Orang Muda Katolik
Skripsi ini berjudul Pengaruh Aksi Panggilan Para Religius Terhadap Panggilan Hidup Membiara Bagi Orang Muda Katolik Di Paroki Bampel Keuskupan Agung Merauke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh Aksi Panggilan Para Religius terhadap Panggilan Hidup Membiara Bagi Orang Muda Katolik Di Paroki St. Yoseph Bampel Keuskupan Agung Merauke. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan model analisis regresi. Sampel dari penelitian ini adalah Orang Muda Katolik Paroki St. Yoseph Bampel sebanyak 30 orang. Sedangkan instrumen yang digunakan yaitu angket dengan bentuk skala sikap deferensial semantic dengan jumlah butir instrumen penelitian variabel aksi panggilan para religius sebanyak 20 soal dan panggilan hidup membiara sebanyak 20 soal. Dari hasil validitas dengan taraf signifikansi 0,05 dengan N 30 orang dengan nilai kritis 0,22 pada variabel aksi panggilan para religius diperoleh sebanyak 12 item valid dan pada variable panggilan hidup membiara diperoleh 13 item valid.
Hasil penelitian dan analisis data nilai Fhitung pada tabel anova, diperoleh signifikasi sebesar 0,000 yang berarti 0,000<0,05. Dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak yang menunjukkan bahwa aksi panggilan religius berpengaruh terhadap panggilan hidup membiara bagi orang muda katolik di Paroki St. Yoseph Bampel Keuskupan Agung Merauke. Besarnya pengaruh aksi panggilan religius terhadap panggilan hidup membiara diketahui berdasarkan pada tabel model summary diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar 0,555. Kesimpulan dari penulisan skripsi ini adalah variabel bebas berpengaruh sebesar 51,2% terhadap variabel terikat. Sedangkan saran dari penulisan ini adalah perlu adanya peningkatan efektifitas penggunaan aksi panggilan para religius dalam meningkatkan panggilan hidup membiara di dalam area paroki maupun di luar paroki.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2022
STUDI DESKRIPTIF TENTANG ETIKA PERGAULAN MAHASISWA SEKOLAH TINGGI KATOLIK SANTO YAKOBUS MERAUKE
MIKHAEL WAGAIRAGAP (1602035)
Etika Pergaulan Mahasiswa
Skripsi ini berjudul ‘’Studi Deskriptif Tentang Etika Pergaulan Mahasiswa STK Santo Yakobus Merauke’’. Penulis memilih judul ini karena bertolak dari suatu bentuk kepedulian pada kehidupan mahasiswa dalam pergaulan selama ini sangat kurang atau minim, misalnya mahasiswa selalu bergaul hanya dengan teman sebaya di kampus, sehingga yang terjadi kurang mengenal nama teman seangkatan dengan baik. Oleh karena itu penulis ingin menggali lebih mendalam lagi mengenai sikap saling menghormati dan menghargai dan mengenal sesama dalam kampus STK Santo Yakobus Merauke. Selain itu juga penulis dapat hendaknya mengangkat hal-hal yang erat kaitannya dengan etika yang menjadi penyebab dalam pergaulan mahasiswa STK Santo Yakobus Merauke. Dalam penetian ini penulis menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara.
Berdasarkan analisis data maka hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa STK Santo Yakobus Merauke sudah mempraktekkan etika pergaulan di antara mereka tetapi belum sempurna. Mahasiswa yang belum sempurna menjalankan etika pergaulan disebabkan oleh beberapa hal antara lain ada persoalan atau konflik di antara mereka dan juga karena faktor kesibukan dalam melaksanakan aktivitas. Beberapa faktor yang disebutkan ini yang menyebabkan mahasiswa kadang lupa bersikap sopan dan ramah terhadap teman-teman. Namun secara keseluruhan bahwa mahasiswa STK Santo Yakobus Merauke selalu bersikap sopan dan ramah terhadap semua orang yang ada di dalam kampus. Salam dan sapaan selamat pagi, siang atau sore selalu dilakukan oleh mahasiswa entah kepada teman, dosen dan staf kepegawaian. Mahasiswa sendiri menyadari bahwa bersikap sopan dan ramah terhadap sesama merupakan salah satu aspek penting untuk menghargai dan menghormati sesama. Selain itu juga akan menciptakan relasi yang harmonis di antara mereka. Mahasiswa STK Santo Yakobus Merauke sudah menjalankan praktek etika pergaulan dengan baik dan hal baik ini harus tetap dipertahankan sebagai salah satu karakter bangsa dan ciri khas katekis dan guru agama katolik.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2022
PENGARUH PEMBIASAAN DOA PAGI TERHADAP MOTIVASI PANGGILAN SEBAGAI CALON KATEKIS PADA MAHASISWA SEKOLAH TINGGI KATOLIK SANTO YAKOBUS MERAUKE
Mega Beatrix Pareira Renyut (1702010)
Doa Motivasi Panggilan Katekis.
Skripsi ini berjudul Pengaruh Pembiasaan Doa Pagi Terhadap Motivasi Pangggilan Sebagai Calon Katekis Pada Mahasiswa STK St.Yakobus Merauke. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui adakah pengaruh pembiasan doa pagi terhadap motivasi panggilan sebagai calon katekis pada mahasiswa STK St. Yakobus Merauke dan 2) mengetahui seberapa besar pengaruh pembiasaan doa pagi terhadap motivasi penggilan sebagai calon katekis pada mahasiswa STK St. Yakobus Merauke. Penelitian ini adalah kuantitatif dengan model analisis regresi. Populasi penelitian ini berjumlah 97 mahasiswa yang aktif dan mengisi KRS tahun ajaran 2021/2022. Sampel penelitian ini berjumpah 60 mahasiswa. Instrumen yang digunakan ialah angket dengan dua model pertanyaan yaitu 30 pembiasaan doa pagi dan 25 mengenai Motivasi panggilan sebagai calon katekis.
Hasil penelitian didapat pengaruh pembiasaan doa pagi terhadap motivasi panggilan sebagai calon ketekis pada mahasiswa STK St. Yakobus Merauke adalah nilai Fhitung pada tabel anova di atas sebesar 112,398 dengan memiliki df2 sebesar 58. Analisis nilai Fhitung pada tabel anova, diperoleh signifikasi sebesar 0,000 yang berarti 0,000<0,05. Dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak yang menunjukkan bahwa pembiasaan doa pagi berpengaruh terhadap motivasi panggilan sebagai calon katekis pada mahasiswa STK St. Yakobus Merauke. Besar pengaruh penggunaan pembiasaan doa pagi terhadap motivasi panggilan sebagai calon katekis pada mahasiswa STK St. Yakobus Merauke yakni pengujian hipotesis diperoleh hasil bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Ini berarti terdapat pengaruh yang sangat signifikan dari media audio visual terhadap motivasi belajar mahasiswa. Pada tabel model summary diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar 0,660. Dapat disimpulkan bahwa variabel bebas berpengaruh sebesar 81,2% terhadap variabel terikat, sedangkan 18,8% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti.
....
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2022
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA KETERLIBATAN UMAT SUKU MARIND DALAM PERAYAAN EKARISTI PADA HARI MINGGU DI PAROKI ST. THERESIA-BUTIKEUSKUPAN AGUNG MERAUKE
Maria Margaretha Kaize (1702008)
Perayaan Ekaristi adalah perayaan yang menjadi puncak perayaan iman dalam kehidupan umat katolik. Perayaan ini melibatkan pemimpin umat (imam) dan semua pelayannya serta umat sekalian. Perayaan syukur atas keselamatan ini dilaksanakan dalam ritus yang kudus
Analisis faktor penyebab rendahnya keterlibatan umat katolik suku Marind dalam mengikuti perayaan ekaristi pada hari minggu merupakan judul dari penelitian ini. Penelitian ini dilaksanakan karena didapatinya beberapa masalah mendasar yakni rendahnya keterlibatan umat dalam mengikuti perayaan ekaristi pada hari minggu. Oleh karena itu, penulis berusaha meneliti guna menemukan upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterlibatan umat dalam perayaan ekaristi pada hari minggu di Paroki Santa Theresia-Buti.
Fokus dari penelitian ini diorientasikan untuk menjawab 3 rumusan masalah: 1)Bagaimana keterlibatan umat katolik suku Marind dalam mengikuti perayaan ekaristi pada hari minggu di Paroki St Theresia-Buti 2)faktor-faktor apa yang menyebabkan rendahnya partisipasi umat suku Marind dalam perayaan ekaristi pada hari minggu di paroki Santa Theresia-Buti 3)bagaimana cara meningkatkan keterlibatan umat dalam perayaan ekaristi pada hari minggu di paroki Santa Theresia-Buti. Proses pengumpulan dan pengelolaan data penelitian ini dilakukan pada bulan maret 2022. Data-data berhubungan rendahnya keterlibatan umat dalam perayaan ekaristi pada hari minggu diperoleh melalui hasil wawancara secara langsung dari informan.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Infornam dalam penelitian ini adalah 20 informan untuk wawancara. Berdasarkan analisa data hasil penelitian diketahui bahwa rendahnya keterlibatan umat katolik paroki St,Theresia-Buti pada saat perayaan ekaristi sangat rendah yakni 60 % tidak aktif dalam perayaan Ekaristi.yang aktif dalam perayaan ekaristi 40% hal ini menunjukkan bahwa umat di paroki St.Theresia Buti yang secara ke seluruhannya belum memiliki semangat untuk terlibat secara langsung, terlibat aktif dalam perayaan ekaristi. Kata kunci dalam skripsi ini: Amalisa, Keterlibatan, Suku Marind Dalam, perayaan Ekaristi
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2022
STUDI PEMAHAMAN PASANGAN MUDA TENTANG HAKIKAT PERKAWINAN KATOLIK DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHARMONISAN HIDUP BERKELUARGA DI LINGKUNGAN SANTO KORNELIS PAROKI SANTO FRANSISKUS XAVERIUS KATEDRAL MERAUKE
KASPAR YORO (1702036)
Pemahaman Hakikat Perkawinan Pasangan muda Keharmonisan.
Tujuan Penlitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis pentingnya pemahaman pasangan muda di lingkungan Santo Kornelis perihal pemahaman mereka tentang hakikat perkawinan yang berdampak pada keharmonisan hidup keluarga. Data primer diperoleh melalui wawancara yang dibagikan kepada 21 Pasangan perkawinan usia muda di lingkungan Santo Kornelis. Hasil pengolahan data, dengan mengunakan mengunakan kualitatif deskripsi. Menunjukkan bahwa pemahaman pasangan muda perihal hakikat perkawinan katolik memberi dampak yang positif terhadap keharmonisan hidup sebagai keluarga. Pendampingan yang terprogram dan berkesinabungan yang dimulai semenjak meraka belum menikah, yakni melalui kursus persiapan perkawinan dan setelah mereka menikah, yakni melalui pembinaan-pembinaan membantu para pasangan untuk meningkatkan pemahaman yang sebenarnya perihal hakikat perkawinan dengan unsur-unsur yang terkaitan didalamnya (tujuan perkawinan, sifat-sifat hakiki perkawinan dan akibat dari perkawinan katolik bagi pasangan dan bagi orangtua). Pemahaman yang memadai dan komprehensif mengenai hakikat perkainan katilik akan membawa dampak yang baik bagi terujudnya keharmonisan hidup sebagai suami-istri. Meskipun demikian, factor-faktor lain yang juga tidak kalah penting memainkan peranan yang sentral dalam mendukung para pasangan untuk mencapai keharmonisan hidup. Foktor-faktor yang ada, yang merupakan hasil penelitian, adalah adanya lapangan kerja yang tetap dan kondisi ekonomi keluaarga yang stabil. Temuan ini mau menjelaskan bahwa untuk membangun keluarga yang harmonis perluh perjuangan yang terus menerus. Pemahaman yang cukup perihal hakikat perkawinan katolik menjadi titik tolak, yang tentunya didukung oleh factor-faktor lainnya. Temuan ini menjadi masukan yang sangat berguna bagi pasangan yang akan menikah, bagi pengurus lingkungan, dewan paroki dan pihak keuskupan. Bagi pasangan agar sungguh-sungguh mempersiapkan diri sebelum menikah dengan mengikutu kursus persiapan perkawinan secara serius dan pendampingan hidup keluarga yang diberikan pihak-pihak yang berwenang. Bagi pengurus lingkungan, paroki dan perangkat keuskupan, temuan ini membantu mereka untuk merancang pendampingan terhadap pasaangan muda dengan metode yang actual, tepat sasar dan kontekstual. Semuanya demi membantu para pasangan untuk membangun keharmonisan dalam kehidupan berkeluarga, yang menjadi cita-cita dan harapan setiap keluarga,
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2022
STUDI DESKRIPTIF PENYALAHGUNAAN LEM AIBON PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI LINGKUNGAN SANTA THERESIA PAROKI SANTA MARIA FATIMA KELAPA LIMA MERAUKE
Gema Kondonip (1802041)
Penyalahgunaan lem aibon anak usia Sekolah Dasar
Judul Skripsi ini adalah: Studi Deskriptif Penyalahgunaan Lem Aibon Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di Lingkungan Santa Theresia Paroki Santa Maria Fatima Kelapa Lima Merauke”. Penulis membatasi dan memfokuskan penelitian ini pada dampak perilaku menghirup lem aibon yang dialami oleh anak Usia SD dengan topik permasalahan yang diteliti yakni: (1) Mengapa Anak Usia Sekolah Dasar menghirup lem aibon, (2) Bagaimana dampak menghirup lem aibon pada Anak Usia SD, (3) Upaya-upaya apa yang dapat dilakukan untuk mengurangi perilaku penyalahgunaan lem aibon pada Anak Usia Sekolah Dasar. Penulis mengambil orang tua dan anak serta ketua dewan lingkungan sebagai informan penelitian. Informan penelitian ini berjumlah 20 orang. Penelitian ini dilakukan dengan metode pendekatan Kualitatif Deskriptif. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan teknik Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dampak yang dialami anak-anak pengguna lem aibon usia Sekolah Dasar, antara lain; (1) Dampak negatif pada fisik yakni; terlihat kurang terawat, pucat, kuningan, mual, muntah-muntah, kehilangan nafsu makan sehingga menyebabkan berkurangnya berat badan dan kurus, (2) Dampak negatif pada psikis yang dialami yakni senang berkhayal, sering bingung, mengalami gangguan emosi, ketakutan yang berlebihan, berperangai kasar, sering berkata kotor, tidak memiliki pendirian dan bersikap memaksa jika tidak menghirup lem aibon dalam waktu lama, (3) Dampak sosial yang ditimbulkan antara lain mendapat perlakuan kasar dari orang dewasa, dikucilkan, anti sosial, pendidikan terganggu, mendapat penolakan, sering bersikap tidak sopan dan memaksa sehingga menimbulkan keresahan ditengah masyarakat. Hasil akhir dalam penelitian ini disimpulkan bahwa dampak yang dialami anak pengguna lem usia sekolah dasar akan berimbas juga pada lingkungan masyarakat. Hal ini dapat teratasi jika semua struktur atau elemen-elemen penting yang terkait bisa membangun kerjasama. Usia SD terbilang masih sangat muda, oleh sebab itu jika dibiarkan tanpa pengawasan dan pembinaan yang baik hingga memasuki usia remaja dan dewasa maka akan semakin sulit untuk disembuhkan dan dampak yang akan ditimbulkan di tengah kehidupan bermasyarakat pun semakin besar.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2022
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA MELALUI METODE MIND MAPPING DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DI KELAS VIII A SMP NEGERI 2 MERAUKE
Fransiskus Primada Herdiyanto (1602077)
Hasil Belajar Kognitif Pendidikan Agama Katolik Metode Mind Mapping
Fransiskus. P.H. 2022. “Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Melalui Metode Mind Mapping Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik Di Kelas VIII A SMP Negeri 2 Merauke”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik, STK Santo Yakobus Merake. Pembimbing: Rosmayasinta Makasau, S.Pd., M.Hum.
Berdasarkan pengamatan awal di kelas VIII A SMP Negeri 2 Merauke pada pembelajaran PAK pada bulan Maret 2022 hingga Mei 2022 bersama dengan kolaborator (guru mata pelajaran PAK kelas VIII), diperoleh hasil bahwa banyaknya muatan materi pada pembelajaran PAK yang membuat siswa mudah lupa dan juga penggunaan metode ceramah serta diskusi yang digunakan oleh guru membuat pembelajaran menjadi monoton sehingga hasil belajar kognitif siswa rendah 66,7%, sehingga mendapatkan nilai di bawah kategori KKM yaitu 75.
Rumusan masalah penelitian ini adalah, “apakah metode Mind Mapping dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dalam pembelajaran PAK di kelas VIII A SMP Negeri 2 Merauke?, Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dengan menerapkan metode Mind Mapping di kelas VIII A SMP Negeri 2 Merauke.
Jenis penelitian skripsi ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tahapan: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklusnya terdiri dari empat pertemuan. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 2 Merauke. Subjek penelitian ini (populasi) adalah siswa Katolik kelas VIII SMP Negeri 2 Merauke sebanyak 95 orang siswa dan sampelnya adalah 15 siswa kelas VIII A. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan guru meningkat dari 16% siklus I menjadi 25% pada siklus II yang tergolong kategori baik dan juga hasil belajar kognitif siswa pada siklus I adalah 66,7% atau 10 siswa yang tidak tuntas belajarnya dan siklus II meningkat mencapai 86,7% (≥75%) atau 13 orang siswa yang tuntas belajarnya sehingga penelitian ini dinyatakan berhasil.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode Mind Mapping dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada pembelajaran PAK. Saran penelitian ini adalah guru harus lebih berinovasi dalam menyajikan metode pembelajaran, khususnya metode Mind Mapping yang tepat dan kreatif serta kontekstual untuk dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2022
PENGGUNAAN BAHASA PENGANTAR OLEH GURU AGAMA KATOLIK DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI KELAS IV SD YPPK St. SAMUEL MOKBIRAN DISTRIK KOMBUT KABUPATEN BOVENDIGOEL
Elisabeth Kanyek (1702002)
bahasa pengantar proses pembelajaran agama katolik
Penelitian ini di latar belakangi oleh penemuan fakta di lapangan yaitu masih terdapat guru yang menggunakan bahasa daerah dalam proses pembelajaran, hal ini disebabkan karena siswa belum fasih menggunakan bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaiman penggunaan bahasa pengantar oleh guru Agama katolik dalam proses belajar di kelas IV SD YPPK St. Samuel Mokbiran distrik kombut kabupaten bovendigoel.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif yang membuat suatu gambaran kompleks, meneliti kata-kata, laporan terinci dari pandangan responden dan melakukan studi pada situasi yang alami. Tujuan penelitian kualitatif adalah untuk menjelaskan suatu fenomena dengan sedalam-dalamnya dengan cara mengumpulkan data yang sedalam-dalamnya pula, yang menunjukan pentingnya kedalaman dan detail suatu data yang diteliti.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah siswa di SD YPPK St. Samuel Mokbiran ini mayoritas berasal dari daerah setempat, sehingga kental sekali berbicara bahasa daerah setempat, apa lagi guru yang mengajar juga merupakan asli daerah yang sama, siswa di kelas IV masih menggunakan bahasa daerah di sekolah, juga mengakui bahwa ia dan teman-temannya, masih cenderung menggunakan bahasa daerah saat di sekolah maupun dalam pembelajaran di kelas. Siswa belum menguasai dengan tepat bahasa Indonesia yang baik dan benar, siswa masih banyak menggunakan dengan bahasa daerah yaitu bahasa Muyu Kawiyet ketika pembelajaran. Siswa mengakui bahwa tidak bisa menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar karena dalam keluarga maupun lingkungan pergaulan jarang menggunakan bahasa Indonesia. Begitupun dalam proses pembelajaran bahasa pengantar yang di gunakan oleh guru agama katolik dalam membuka pembelajaran adalah campuran dari bahasa Indonesia dan bahasa daerah, hal ini merupakan kebiasaan guru agama katolik dalam proses belajar.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2022
PERANAN WALI BAPTIS DALAM PEMBINAAN IMANANAK PASCA PENERIMAAN SAKRAMEN BAPTIS DI LINGKUNGAN SANTO ATHANASIUS PAROKI SANTO YOSEP BAMBU PEMALI Suatu Tinjauan Pastoral
Blandina kabinubun (1702055)
peran wali baptis pembinaan iman anak.
Judul skripsi Peranan Wali Baptis dalam Pembinaan Iman Anak Pasca Penerimaan Sakramen Baptis di Lingkungan Santo Athanasius Paroki Santo Yosep Bambu Pemali, dengan pembimbing Drs. Xaverius Wonmut, M.Hum.
Metode penelitian adalah kualitatif dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara. Informan dalam penelitian ini berjumlah 15 informan.
Hasil akhir menunjukkan bahwa wali baptis kurang berperan dalam pembinaan iman anak pasca penerimaan Sakramen Baptis. Mengingat peran wali baptis sangat penting dalam perkembangan iman dan karakter anak. Kurangnya komunikasi dan informasi yang dibangun oleh wali baptis, dapat menjadi faktor penghambat bagi wali baptis untuk meningkatkan pembinaan iman dan karakter anak. kenyataannya wali baptis sangat sibuk dengan pekerjaan dan jauh dari tempat tinggal anak, sehingga perkembangan anak tidak diperhatikan. Akhirnya diperlukan pendekatan personal, komunikasi yang berlanjut, kunjungan kepada anak serta perhatian dalam pemenuhan kebutuhan anak sebagai upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan peran wali baptis.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2022
PENGHAYATAN SPRITUALITAS HATI KUDUS BAGI AWAM KELUARGA CHEVALIER DI PAROKI SANTO FRANSISKUS XAVERIUS KATEDRAL KEUSKUPAN AGUNG MERAUKE
Beatrix Kukdan (1702025)
Spiritualitas Hati Awam Keluarga Chevalier
Skripsi ini berjudul” PENGHAYATAN SPRITUALITAS HATI KUDUS BAGI AWAM KELUARGA CHEVALIER DI PAROKI SANTO FRANSISKUS XAVERIUS KATEDRAL KEUSKUPAN AGUNG MERAUKE” Penulis memilih judul ini bertitiktolak dari keprihatinan penulis terkait intensitas kehadiran dan keaktifan awam keluarga Chevalier sangat kurang dalam karya pelayanan menggereja, padahal jumlahnya mencapai 150 orang namun kenyataan yang hadir dan aktif hanya 15 orang.
Untuk itu penulis ingin mencaritahuapa penyebabnya dengan tujuan penelitiannya adalah 1)Mengetahui Penghayatan Spiritualitas Hati KudusAnggota Awam Keluarga Chevalier?2) Menemukan Faktor-Faktor Pendukung dan Penghambat Penghayatan Spiritualitas Hati? 3) Upaya-Upaya untuk Meningkatkan Penghayatan Spiritualitas Hati bagi AKC di Paroki Santo Fransiskus Xaverius. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian deskriprif kualitatif dengan model interaktif oleh Miles dan Huberman.(1984;23). Penelitian ini dilakukan di Paroki Santo Fransiskus Xaverius Katedral Merauke,dengan sampel penelitian adalah Anggota Awam Keluarga Chevalier.
Hasil temuan penelitian menunjukan bahwa: 1) penghayatan spiritualitas hati kudus anggota Awam Keluarga Chevalierdiungkapkan lewat pelayanan kepada orang-orang kecil, kunjungan kepada para lansia, maupun kepada yang sakit, selain itu penghayatan spiritualitas hati sangat berpengaruh dalam kehidupan pribadi maupun kehidupan keluarga karena selalu ada doa bersama, ada kegiatan-kegiatan seminar tentang spiritualitas hati yang menambah semangat dalam pelayanan.2) faktor pendukung adalah adanya kegiatan pelayanan bersama, doa, rekoleksi, bimbingan rohani, perayaan ekaristi, persaudaraan. Sedangkan faktor penghambat adalah adanyatanggungjawab lain yang menyita waktu, terlibat dalam kelompok doa lainya, sehingga kurang terlibat dalam kegiatan-kegiatan AKC. Dan juga program kerja yang kurang jelas, sehingga keterlibatan dalam hidup menggereja kurang.3) Upaya-Upaya untuk meningkatkan penghayatan spiritualitas hati bagi anggota Awam Keluarga Chevalieradalah Doa bersama, Perayaan Ekaristi, Pendalaman Kitab suci, Bakti sosial, kegiatan seminar tentang spiritualitas hati, rekoleksi bersama. Program kerja sebagai sebuah keterlibatan dalam hidup menggereja seperti; pendampingan calon baptis, komuni pertama, krisma, kunjungan ke NAPI, Persiapan perkawinan yang bisa dilakukan oleh Anggota Awam Keluarga Chevalier sebagai wujud konkrit penghayatan spiritualitas hati dalam hidup menggereja. Untuk itu penulis mengusulkan salah satu contoh program pendampingan pendamping katekese komuni pertama yang bisa menjadi acuan bagi anggota Awam Keluarga Chevalier.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2022
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL FACEBOOK TERHADAP PERILAKU BELAJAR MAHASISWA DI ASRAMA ASMAT KELAPA LIMA MERAUKE
APANG PINIM (1602003)
Media Sosial Facebook Perilaku Belajar Mahasiswa Asmat
Skripsi ini berjudul “PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL FACEBOOK TERHADAP PERILAKU BELAJAR MAHASISWA ASMAT DI ASRAMA ASMAT KELAPA LIMA MERAUKE”. Topik ini berinspirasi oleh situasi dan kondisi yang terjadi di asrama Asmat di Merauke bahwa cukup banyak mahasiswa yang lebih dominan menggunakan internet untuk mengakses media sosial sebagai sarana hiburan dan bukan untuk menunjang proses belajar. Skripsi ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh media sosial khususnya Facebook terhadap perilaku belajar mahasiswa Asmat di asrama Asmat Kelapa Lima Merauke. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan model regresi. Sampel dari penelitian adalah mahasiswa Asmat di Asmat di Kelapa Lima Merauke dari semester II-VIII sebanyak 53 orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan ialah angket dengan model skala Likert yang dikembangkan dalam 4 skala penilaian dari sangat tidak setuju hingga sangat setuju. Hasil pengujian persyaratan analisis meliputi uji normalitas, linieritas dan heterokedastisitas menunjukkan bahwa data layak untuk diuji secara parametrik untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial Facebook oleh warga asrama dikategorikan kurang baik atau kurang kondusif dengan skor mean sebesar 57,05. Sementara variabel perilaku belajar dikategorikan cukup rendah dengan skor mean sebesar 80,43. Pengujian hipotesis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 5% (< 0,05) yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak dengan kata lain terdapat pengaruh media sosial Facebook terhadap perilaku belajar mahasiswa di asrama Asmat. Variabel penggunaan media sosial Facebook berpengaruh secara signifikan terhadap variabel perilaku belajar mahasiswa Asmat sebesar 78%, sementara 22% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Hubungan antara variabel bebas terhadap variabel terikat sangat kuat dan signifikan. Hal tersebut ditunjukkan dari nilai Pearson Correlation pada tabel 4.8 dengan nilai sebesar 0,883. Dari penelitian ini dihasilkan rumus persamaan regresi untuk model penelitian ini adalah Y= -23,179 + 1,654X. Dari penelitian ini penulis menyarankan agar perlunya ditingkatkan fungsi kontrol atau pengawasan atas fasilitas yang ada di asrama khususnya jaringan internet, pemberdayaan fungsi pengelola asrama dan pembinaan mahasiswa asrama oleh orang tua, pengelola ataupun pemerintah daerah Asmat agar mahasiswa mampu meningkatkan motivasi dan kemampuan mengelola waktu belajar dengan efektif dan efisien.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2021
ANALISIS PRAKTEK HIDUP KEAGAMAAN UMAT LINGKUNGAN SANTA TERESIA STASI SEMANGGA DUA St. PETRUS DAN PAULUS, PAROKI BUNDA HATI KUDUS KUPER
SALOMINA YAMUTO (1602074)
Ketidakhadiran Umat Faktor-faktor penyebab saran pastoral
Skripsi ini berjudul “ANALISIS PRAKTEK HIDUP KEAGAMAAN UMAT LINGKUNGAN SANTA TERESIA STASI SEMANGGA DUA ST. PETRUS DAN PAULUS, PAROKI BUNDA HATI KUDUS KUPER”. Penulis memilih judul ini bertolak dari suatu keprihatinan bahwa kehadiran umat dalam hidup menggereja sangat kurang, seperti doa lingkungan, ibadat sabda pada hari minggu dan perayaan Ekaristi di gereja. Realitas ini mendorong penulis untuk menggali secara mendalam faktor-faktor yang menjadi penyebab ketidakhadiran umat lingkungan Santa Teresia dalam kehidupan menggereja.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakhadiran umat dalam ibadat sabda pada hari minggu sebanyak 80%. Hal ini dipengaruhi oleh lingkungan yang kurang mendukung dalam hal ini umat memiliki sikap malas tahu dan tidak peduli terhadap kegiatan-kegiatan rohani baik itu dalam doa lingkungan, ibadat sabda dan perayaan Ekaristi. Sikap tidak peduli tersebut berakibat pada tidak terlibatnya umat dalam tugas-tugas liturgi seperti menjadi lektor, pemazmur, terlibat dalam anggota koor pada setiap kegiatan ibadat sabda dan perayaan ekaristi pada hari minggu. Mereka lebih memilih untuk bekerja pada hari minggu karena kehidupan ekonomi yang juga masih sangat rendah.
Berdasarkan hasil penelitian ini maka penulis memberikan saran kepada para pengurus dewan stasi dan lingkungan untuk mengambil langkah-langkah yang mampu membangkitkan semangat umat dalam kehidupan menggereja. Salah satunya adalah melaksanakan pendampingan dan pendalaman iman umat melalui kegiatan katekese-katekse di lingkungan Santa Teresia. Kegiatan tersebut bertujuan untuk membangkitkan semangat iman umat dalam mengolah hidup yang lebih berkualitas.
PDF 0 6
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2021
PENGARUH KURANGNYA MINAT BACA ALKITAB TERHADAP PANGGILAN SEBAGAI KATEKIS DAN GURU AGAMA PADA MAHASISWA STK ST. YAKOBUS MERAUKE
Natalia Kipman (1602013)
Minat Baca Alkitab Panggilan Katekis Guru Agama
Skripsi ini berjudul PENGARUH KURANGNYA MINAT BACA ALKITAB TERHADAP PANGGILAN SEBAGAI KATEKIS DAN GURU AGAMA PADA MAHASISWA STK ST. YAKOBUS MERAUKE. Topik ini dinspirasi oleh situasi dan kondisi yang terjadi di kampus STK St. Yakobus Merauke bahwa cukup banyak mahasiswa/mahasiswi yang kurang aktife dan berminat dalam membaca Alkitab (Kitab Suci). Oleh karena itu, skripsi ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh kurangnya minat baca Alkitab terhadap panggilan sebagai guru agama dan katekis pada mahasiswa Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan model analisis regresi. Sampel dari penelitian ini adalah mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke dari semester III-VIII sebanyak 77 orang. Instrumen yang digunakan ialah angket dengan model skala semantik yang dikembangkan dalam 30 pernyataan mengenai minat baca Alkitab. Dari hasil uji validitas pada taraf signifikan 5% N = 77 orang dengan nilai kritis 0,24 diperoleh sebanyak 24 item valid. Sedangkan dari hasil uji reliabilitas diperoleh koefisien alpha sebesar 0, 878, yang berarti reliabilitas instrumen tinggi.
x
Dari hasil uji regresi linier sederhana dengan taraf signifikansi 5%, diperoleh nilai r² sebesar 0,607 (60,7%) yang berarti terdapat pengaruh meskipun pengaruhnya kuat. Artinya minat baca Alkitab terlalu berdampak secara signifikan terhadap panggilan sebagai katekis dan guru agama pada mahasiswa. Variabel lain yang berpengaruh terhadap panggilan sebagai katekis dan guru agama sebesar 61, 2% yang menunjukan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini berarti minat baca Alkitab berpengaruh terhadap panggilan sebagai katekis dan guru agama pada mahasiswa STK St. Yakobus Merauke.
Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar mahasiswa perlu untuk meningkatkan waktu belajar entah itu di dalam lingkup kampus maupun di rumah, serta ada dukungan dari para dosen dan orang tua. Dalam upaya untuk peningkatan efektifitas belajar membaca khususnya membaca Kitab Suci bagi para mahasiswa di kampus, harus dukungan dari fasilitas perpustakaan agar para mahasiswa dapat menggunakan dan mempelajari fasilitas tersebut untuk meningkatkan minat baca guna mencari dan mengetahui banyak pengetahuan yang dapat meningkatkan panggilan sebagai katekis dan guru agama pada mahaiswa STK St. Yakobus Merauke.
PDF 0 6