Arsip Tugas Akhir

Repository publikasi ilmiah mahasiswa STK St. Yakobus Merauke

189
Karya Ilmiah
7
Kali Dilihat
1,591
Diunduh
Menampilkan 61–75 dari 189 karya ilmiah
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
DAMPAK MENGKONSUMSI MINUMAN KERAS TERHADAP KETERLIBATAN KAUM MUDA DALAM HIDUP MENGGEREJA DISTASI SANTA MARIA ERAMBU DISTRIK SOTA
ANTONIUS KOSNAN (1802004)
minuman keras kaum muda hidup menggereja
Penelitian ini bertujuan untuk mencaritahu faktor-faktor yang mempengaruhi kaum muda mengkonsumsi minuman keras serta dampak apa yang dialami oleh kaum muda setelah mengkonsumsi minuman keras dan upaya yang perlu dilakukan agar kaum muda kembali terlibat aktif dalam kehidupan menggereja. Dengan judul dampak mengkonsumsi minuman keras terhadap keterlibatan kaum muda dalam hidup menggereja di Stasi Santa Maria ErambuDistrikSota.
Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan model pendekatan kualitatif deskriptif guna mempermuda penelti dalam mengumpulkan informasi terkait dengan tujuan penelitian. Informan dalam penelitian ini berjumlah Sembilan ( 9) orang untukmenjawabpertanyaan yang telah disiapkan oleh peneliti. Teknik pengumpulan data yakni: wawancara, dokumentasi, dan observasi. Peneliti melakukan pengolahan data dengan cara trianggulansi data, sumber dan waktu, selanjudnya peneliti melakukan reduksi data sehingga memudahkan peneliti untuk mendeskripsikan hasil temuan dengan bahasa peneliti.
Hasil penelitian yang peneliti peroleh dari jawaban informan menunjukan untuk mencaritahu faktor-faktor yang mempengaruhi kaum muda mengkonsumsi minuman keras serta dampak apa yang dialami oleh kaum muda setelah mengkonsumsi minuman keras dan upaya yang perlu dilakukan agar kaum muda kembali terlibat aktif dalam kehidupan menggerejabahwa, ada beragamfaktor yang mempengaruhi kaum muda mengkonsumsi minuman keras antara lain: faktor budaya, ekonomi, pergaulan, dan kemajuan infrastruktur. Hal ini tergambar jelas dari banyaknya kaum muda yang mengkonsumsi minuman keras tanpa mengenal waktu hingga menimbulkan berbagai masalah yang bertentangan dengan ajaran Gereja dan normasosial.
Dampak minuman keras yang mengakibatkan kaum muda tidak terlibat dalam gereja adalah, kaum muda yang mengkonsumsi minuman keras merasa malu dan takut akhibat tindakan yang dilakukan pada saat dikuasai oleh alkohol. Adapun berbagai upaya yang telah dilakukan oleh berbagai pihak, misalnya dinas kesehatan, dan aparat keamanan yang bekerja sama dengan aparat kampung untuk mencegah pengedaran minuman keras.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
PRAKTIK OKULTISME DALAM KEHIDUPAN UMAT KATOLIK PADA MASYARAKAT SIKKA STASI SANTA MARIA ASSUMPTA SP3 TANAH MIRING PAROKI BUNDA HATI KUDUS KUPER KEUSKUPAN AGUNG MERAUKE
Yosefa Krislia Aresti (1902052)
Praktik Okultisme Umat Katolik Masyarakat Sikka
Yosefa Krislia Aresti 1902052, Dampak Praktik Okultisme Dalam Kehidupan Umat Katolik Pada Masyarakat Sikka Di Stasi Santa Maria Assumpta Sp3 Tanah Miring Keuskupan Agung Merauke.
Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan faktor yang menyebabkan masyarakat Sikka lebih percaya praktik okultisme dari pada percaya kepada Allah dan solusi dari pihak gereja untuk mengurangi praktik okultisme.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitataf deskriptif. Metode ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana dampak praktik okultisme yang terjadi dalam kehidupan masyarakat Sikka Sp3 Tanah Miring.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dampak praktik okultisme dalam kehidupan umat katolik pada masyarakat Sikka stasi Santa Maria Asumta sp3 tanah miring keuskupan Agung Merauke terjadi karena iri hati. Praktik okultisme yang dilakukan oleh masyarakat Sikka ada yang berdampak positif dan negatif dalam kehidupan masyarakat Sikka. Okultisme berdampak positif dapat membantu masyarakat untuk kesehatan, keberhasilan panen, sedangkan yang berdampak negatif okultisme dapat menyebabkan kematian dan konflik antar masyarakat Sikka. Solusi yang dapat diberikan oleh pihak gereja yakni suara kenabian, Imam, Nabi dan Raja.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK PADA SISWA KELAS V SD YPPK ST THERESIA BUTI
YELINDA DJAMJIK (1902049)
Media Belajar Hasil Belajar Kognitif siswa SD St. Theresia Buti.
Skripsi ini berjudul Pengaruh Media Belajar Terhadap Hasil Belajar PAK pada siswa SD, V SD YPPK St. Theresia Buti. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Bagaimana pengaruh media belajar terhadap siswa SD V St. Theresia Buti, 2) Bagaimana pengaruh hasil belajar terhadap siswa SD V St. Theresia Buti, 3) Apakah ada perbedaan hasil belajar terhadap siswa SD St. Theresia Buti, ditinjau dari fasilitas yang dimiliki.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Sampel dari penelitian ini adalah siswa siswi SD St. Theresia Buti V sebanyak 32 orang. Instrumen yang digunakan adalah angket dengan bentuk skala Likert dengan jumlah butir instrumen penelitian variabel fasilitas belajar sebanyak 32 instrumen sedangkan variabel hasil belajar dapat diukur dengan mengetahui hasil belajar siswa. Dari hasil validitas dengan nilai R hitung yang diperoleh taraf signifikansi sebesar 0,000b dengan N 32 orang pada variabel fasilitas belajar dan semuanya diketahui valid dan hasil belajar dapat diketahui berdasarkan hasil belajar siswa dan dikatakan valid. Sedangkan dari hasil uji reliabilitas variabel X diperoleh Alfa Cronbach sebesar 904 yang berarti dalam penelitian ini reliabel atau dapat dipercaya dan untuk variabel Y diperoleh Cronbach sebesar 57,024 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa butir-butir instrumen dalam variabel Y yakni hasil belajar dalam penelitian ini reliabel atau dapat dipercaya.
Berdasarkan hasil pengujian analisis data yang diperoleh bahwa nilai Fhitung dari tabel anova sebesar 120,514 dengan memiliki df2 sebesar30. sSedangkan tabel anova yang diketahui nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh antara variabel bebas (penggunaan media pembelajaran) terhadap variabel terikat (hasil belajar siswa). Oleh karena itu Ha diterima dan Ho ditolak, ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah diperoleh diketahui bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 artinya bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Berarti terdapat pengaruh secara signifikan antara penggunaan media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa. Besaran pengaruh variabel x terhadap variabel y dapat diperoleh dari tabel summary untuk nilai koefisien sebesar 0,801, artinya bahwa ada pengaruh terhadap variabel bebas sebesar 80% terhadap variabel terikat, sementara sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti sebesar 20 %.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
ANALISIS DAMPAK MASUKNYA INDUSTRI PERKEBUNAN SAWIT TERHADAP KETERLIBATAN UMAT DALAM HIDUP MENGGEREJA DI STASI SANTO FANSISKUS XAVERIUS MUTING XI PAROKI SANTA THERESIA KANAK-KANAK YESUS MUTING
TRESIA FATIMA PABA (1902048)
Hidup Menggereja Umat Industri Perkebunan Sawit.
Tresia Fatima Paba 1902048, Analisis Dampak Masuknya Industri Perkebunan Sawit Terhadap Keterlibatan Umat Dalam Hidup Menggereja Di Stasi Santo Fansiskus Xaverius Muting XI Paroki Santa Theresia Kanak-Kanak Yesus Muting. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana keterlibatan umat dalam hidup menggereja sebelum dan sesudah masuknya perkebunan sawit, mendeskripsikan faktor-faktor yang meyebabkan ketidak terlibatannya umat dalam hidup menggereja dan mendeskripsikan implikasi pastoral yang dapat meningkatkan hidup menggereja umat yang bekerja di industri perkebunan sawit.
Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Informan dari penelitian ini berjumlah 15 orang yaitu: ketua dewan stasi, sekertaris stasi, katekis 2 orang, perwakilan umat 3 orang, pimpinan PT. ACP 1 orang dan juga umat stasi Santo Fransikus Xaverius Muting XI yang bekerja di industri perkebunan sawit PT. Agriprima Cipta Persada 7 orang.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa keterlibatan umat dalam hidup menggereja di stasi Santo Fransiskus Xaverius Muting XI sangat rendah. Sebelum masuknya industri sawit, umat aktif dalam hidup menggereja tetapi setelah masuknya industri perkebunan sawit banyak umat menjadi tidak aktif dalam hidup menggereja. Faktor penyebab umat tidak aktif dalam hidup menggereja yaitu faktor pekerjaan, faktor waktu, faktor kurangnya kepedulian umat dan faktor lingkungan. Upaya yang ditemukan dalam penelitian ini untuk meningkatkan hidup menggereja umat yaitu adanya pelatihan kepada pengurus dewan stasi, katekese umat, kunjungan atau pendekatan pastoral, kesaksian hidup, sosialisasi terkait hidup menggereja, penyediaan sarana dan prasarana Gereja dan sekolah minggu.
Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan pastor paroki untuk lebih memperhatikan iman dan hidup menggereja umat dengan cara memberikan pemahaman tentang pentingnya terlibatan dalam hidup menggereja. Perlunya kerja sama yang baik antara ketua dewan stasi, pengurus dewan stasi, tokoh umat, serta katekis dalam membangun komunikasi yang baik dengan pastor paroki untuk bersama-sama mencari solusi dalam meningkatkan hidup menggereja umat.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
PENGARUH FASILITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF MAHASISWA SEKOLAH TINGGI KATOLIK SANTO YAKOBUS MERAUKE
SELPESINA KORISEN (1902045)
Fasilitas Belajar Hasil Belajar STK St. Yakobus Merauke Prasarana Pendidikan
Skripsi ini berjudul Pengaruh Fasilitas Belajar Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari fasilitas belajar terhadap hasil belajar mahasiswa dan seberapa besar pengaruh yang dimiliki tersebut.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan model analisis regresi. Sampel dari penelitian ini adalah mahasiswa Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke semester 2, 4, 6, 8 sebanyak 136 orang. Instrumen yang digunakan adalah angket dengan bentuk skala Likert dengan jumlah butir instrumen penelitian variabel fasilitas belajar sebanyak 30 instrumen sedangkan variabel hasil belajar dapat diukur dengan mengetahui hasil IPK mahasiswa. Dari hasil validitas dengan nilai R hitung yang diperoleh taraf signifikansi sebesar 0,24 dengan N 60 orang pada variabel fasilitas belajar dan semuanya diketahui valid. Hasil belajar menggunakan data berdasarkan IPK mahasiswa yang telah melalui tahapan validitas konstruk dan isi. Sedangkan dari hasil uji reliabilitas variabel X diperoleh Alfa Cronbach’s sebesar 0,990 yang berarti dalam penelitian ini reliabel atau dapat dipercaya.
Hasil analisis data pada nilai Fhitung pada tabel anova, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,024 yang berarti lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05. Artinya Ha diterima dan Ho ditolak yang menunjukkan bahwa fasilitas belajar berpengaruh terhadap hasil belajar mahasiswa. Besarnya pengaruh fasilitas belajar terhadap hasil belajar mahasiswa diketahui besaran pada tabel summary diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar 0,517. Dapat disimpulkan bahwa variabel bebas (fasilitas belajar) berpengaruh sebesar 51,7 % terhadap variabel terikat (hasil belajar), artinya fasilitas belajar berpengaruh signifikan pada hasil belajar mahasiswa sementara 48,3 % hasil belajar dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan perlu meningkatkan kuantitas dan kualitas fasilitas belajar di kampus, selain itu penggunaan fasilitas belajar yang ada secara optimal dan tepat guna oleh mahasiswa perlu ditingkatkan. Para dosen atau tenaga pendidik juga perlu memanfaatkan fasilitas belajar dalam setiap proses pembelajaran sehingga hasil belajar mahasiswa dapat meningkat.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
PENTINGNYA PENDIDIKAN SEKSUALITAS DALAM KELUARGA UNTUK MEMBENTUK PERILAKU SEHAT BERPACARAN PARA REMAJA DI STASI SANTA MARIA ASSUMPTA SP3 PAROKI BUNDA HATI KUDUS KUPER
Natalia Lusia Pongosimon (1902038)
pendidikan seksualitas orang tua remaja.
Skripsi ini berjudul Pentingnya Pendidikan Seksualitas Dalam Keluarga Untuk Membentuk Perilaku Sehat Berpacaran Para Remaja Di Stasi Santa Maria Assumpta SP3 Paroki Bunda Hati Kudus Kuper. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan mengunakan metode deskriptif. Yang menjadi informan dari penelitian ini adalah 10 orang tua, 6 para remaja dan ketua dewan stasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan seksualitas dalam keluarga untuk membentuk perilaku sehat berpacaran para remaja di stasi Santa Maria Assumpta SP3 masih rendah dikarenakan banyak para orang tua masih menggangap seksualitas adalah hal yang tabu untuk dibicarakan kepada anak. Seksulitas dianggap hal yang tabu juga dikarena adanya pengaruh adat atau kebiasaan dulu yang terbawa hingga saat ini, selain itu adanya perasaan malu atau ketertutupan orang tua terhadap anak dalam membicarakan seksualitas atau seks. Rendahnya pendidikan orang tua juga menyebabkan mereka tidak dapat memberikan pemahaman tentang seksualitas kepada anak-anak mereka. Kurangnya waktu orang tua serta komunikasi antara orang tua dan remaja, berdampak juga pada perilaku berpacaran secara tidak sehat yang mengakibatkan remaja berhubungan seks di luar nikah, hamil di luar nikah, terjadinya pernikahan dini, perceraian di usia dini dan putus sekolah.
Kondisi riil ini perlu disikapi dan ditanggapi secara serius oleh pihak-pihak tertentu khususnya dari pihak Gereja seperti petugas pastoral yang memberikan pembinaan maupun sosialisasi terkait seksualitas. Selain itu juga perlunya kerjasama antara pihak Gereja dan kesehatan agar sosialisasi terkait seksualitas dapat berjalan dengan baik
PDF 0 7
Pendidikan Profesi Guru Pendidikan Agama Katolik (Profesi) 2023
KURSUS PERSIAPAN PERKAWINAN SEBAGAI DASAR KELANGGENGAN HIDUP KELUARGA KATOLIK BERDASARKAN KANON 1063 KITAB HUKUM KANONIK 1983 DI STASI SANTA MARIA ASSUMPTA SP3 PAROKI BUNDA HATI KUDUS KUPER
Moses Bernadus Fauntgilyanan (2102021)
Kursus Perkawinan Kelangengan Keluarga Katolik Kanon 1063 Kitab Hukum Kanonik 1983.
Moses Bernadus Fautngilyanan 2102021. Kursus Perkawinan Sebagai Dasar Kelanggengan Hidup Keluarga Katolik Berdasarkan Kanon 1063 Kitab Hukum Kanonik 1983 di Stasi Santa Maria Assumpta Sp3 Paroki Bunda Hati Kudus Kuper. Skripsi Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke, 2023. Penelitian dengan judul Kursus Persiapan Perkawinan Sebagai Dasar Kelanggengan Hidup Keluarga Katolik Berdasarkan Kanon 1063 Kitab Hukum Kanonik 1983 di Stasi Santa Maria Assumpta Sp3. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana pemahaman keluarga katolik tentang perkawinan katolik melalui kursus persiapan perkawinan yang berdampak pada kelanggengan hidup keluarga katolik. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mempermudah peneliti dalam mengumpulkan informasi terkait dengan tujuan penelitian. Peneliti memilih informan sebanyak 12 orang, yakni 5 orang yang hidup dalam ikatan perkawinan langgeng (tetap), 5 orang yang hidup didalam ikatan perkawinan yang bermasalah (tidak tetap), 1 orang dewan stasi dan 1 orang pemateri terkait kursus persiapan perkawinan. Peneliti mengambil data dengan cara melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah memperoleh data, peneliti mengolah data dengan cara trianggulansi data, dengan tujuan data yang tidak relevan dipisahkan dari data yang dapat menjawab rumusan masalah. Berdasarkan hasil temuan menunjukkan bahwa kursus perkawinan benar-benar sebagai dasar kelanggengan hidup keluarga katolik jika penyajian materi dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan yang ada. Terbukti bahwa banyak pasangan yang terlibat dalam kursus persiapan perkawinan hidup langgeng dalam ikatan perkawinan mereka walaupun ada begitu banyak persoalan-persoalan yang muncul didalam ikatan perkawinan yang telah diteguhkan. Persoalan-persoalan yang muncul adalah faktor ekonomi, faktor usia, faktor budaya (Belis) dan pengaruh penggunaan sosial media. Fenomena yang ada menjadi tuntutan yang serius agar perlu mencari solusi untuk mengatasinya. Perlu adanya kerja sama dengan berbagai pihak untuk menjawab tantangan-tantangan yang dihadapi oleh keluarga katolik saat ini.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
PENGARUH MEDIA SOSIAL FACEBOOK TERHADAP KETERLIBATAN ORANG MUDA KATOLIK DALAM MENGIKUTI KEGIATAN ROHANI DI PAROKI SANTO PETRUS EROM
Machtildis Getrudis Via (1902034)
media sosial facebook kegiatan rohani OMK
Skripsi ini berjudul PENGARUH MEDIA SOSIAL FACEBOOK TERHADAP KETERLIBATAN ORANG MUDA KATOLIK DALAM KEGIATAAN ROHANI DI PAROKI SANTO PETRUS EROM. Tulisan ini terinspirasi dari situasi dan kondisi OMK santo Petrus Erom yang banyak mengakses media sosial Facebook setiap harinya namun kurang mampu untuk terlibat secara aktif dalam kegiatan rohani, sehingga skripsi ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh media sosial facebook terhadap keterlibatan OMK dalam mengikuti kegiatan rohani di paroki Santo Petrus Erom. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deengan model analisis regersi. Sampel penelitian ini adalah orang muda katolik paroki Santo Petrus Erom yang berjumlah 62 orang. Instrument yang digunakan adalah angket dengan model skala. Dari hasil uji validitas pada taraf signifikansi 5%, N= 62 orang dengan nilai kritis 0,25 Dari hasil akhir uji validitas ke 30 butir variabel X dinyatakan valid karena di atas 0,25 hasil akhir uji validitas ke 30 butir variabel Y, 6 variabel dinyatakan tidak valid karena <0,25 yakni 0,09-0,24, sedangkan 24 variavel Y dinyatakan valid karena ≥ 0,25-0,60. Sedangkan dari hasil uji relibilitas diperoleh koefisien alpha sebesar 0,945 yang berarti relibilitas instrument tinggi. Dari hasil uji regresi linear sederhana dengan taraf signifikansi 5% diperoleh nilai signifikansi pada tabel anova sebesar 0,000 yang berarti terdapat pengaruh penggunaan media sosial facebook terhadap keterlibatan OMK dalam kegiatan rohani meskipun pengaruhnya lemah. Artinya media sosial facebook tidak terlalu berdampak terhadap keterlibatan orang muda katolik dalam kegiatan rohani. Nilai R square sebesar 0,252 Yang berarti pengaruh variabel media sosial facebook terhadap keterlibatan dalam kegiatan rohani sebesar 25,2% berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar meningkatkan kerjasama dengan para katekis dalam merencanakan dan melaksanakan program-program paroki terutama program-program bagi OMK agar kegiatan-kegiatan OMK semakin terperogram dan terarah dengan baik. Memberikan bimbingan kepada OMK terlebih kepada kepada pengurus-pengurus OMK sehingga dapat menjadwalkan kegiatan dengan baik dan terprogram.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
PERAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR ANAK DI SD SANTA MARIA BAAD PAROKI SANTO PETRUS DAN PAULUS KUMBE
KASPARINA CAROLINA RUMLUS (1802023)
Peran Orang Tua dan Minat Belajar
Skripsi ini berjudul PERAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR ANAK DI SD SANTA MARIA BAAD PAROKI SANTO PETRUS DAN PAULUS KUMBE. Judul ini diinspirasi oleh orang tua anak didik SD Santa Maria Baad yang kurang berperan dalam meningkatkan minat belajar anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis atau mengkaji peran orang tua dalam meningkatkan minat belajar anak. Peran orang tua adalah cara-cara yang digunakan oleh orang tua mengenai tugas-tugas yang mesti dijalankan dalam mengasuh anak. Pertanyaan yang ingin dijawab dalam penelitian ini adalah : Bagaimana peran orang tua dalam meningkatkan minat belajar anak, faktor-faktor apa yang menjadi penghambat peran orang tua dalam meningkatkan minat belajar anak dan upaya-upaya apa yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu meningkatkan minat belajar anak.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan metode kualitatif. Peneliti menggunakan metode kualitatif yaitu jenis, desain, atau rancangan penelitian yang biasa digunakan untuk meneliti objek penelitian yang alamiah atau dalam kondisi riil dan tidak disetting seperti pada penelitian eksperimen. Untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan, peneliti menggunakan dua metode pengumpulan data, yakni observasi dan wawancara yang diperoleh dari 17 informan kunci.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa peran orang tua dalam meningkatkan minat belajar anak di SD Santa Maria Baad masih rendah. Orang tua lebih mementingkan kebutuhan hidup dan urusan pribadi dan menelantarkan anak. Hasilnya pendidikan anak menjadi terhambat dan minat belajar menjadi rendah. Ada beberapa masalah yang menjadi penghambat orang tua dalam mendukung pendidikan anak, yakni faktor ekonomi, dan rendahnya pemahaman orang tua tentang pendidikan yang berimbas pada minat anak untuk sekolah dan belajar. Kondisi riil ini perlu disikapi dan ditanggapi secara serius oleh pihak-pihak yang berkepentingan, khususnya di tingkat pendidikan agar bisa membantu pemahaman orang tua dalam meningkatkan dan mendudukung pendidikan anak.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
PENDAMPINGAN KATEKESE ANAK (USIA 4-10) MELALUI METODE CERITA DI STASI KERAHIMAN ILAHI MANGGA DUA KIMAAM PAROKI SANTA MARIA FATIMA KELAPA LIMA MERAUKE
FREDERIKUS MBADRAM (1902017)
Katekese Anak Cerita Metode
Skripsi ini berjudul Pendampingan Katekese Anak (usia 4-10) Melalui Metode Cerita di Stasi Kerahiman Ilahi Mangga Dua Kimaam Paroki Santa Maria Fatima Kelapa Lima Merauke”. Penulis memilih judul ini bertitik tolak dari keprihatinan penulis terkait pembinaan iman anak yang sejak dini kurang mendapat perhatian serius. Banyak anak-anak tetapi dibiarkan begitu saja. Anak-anak tidak aktif dan tidak hadir dalam kegiatan katekese anak. Pada hal pendampingan katekese anak sejak dini merupakan salah satu aspek penting untuk perkembangan iman mereka. Jaman sekarang dengan adanya kemajuan teknologi apabila dalam penggunaan yang berlebihan dapat sangat mengganggu konsentrasi mereka dalam belajar dan aktivitas lain, dan hal ini bisa berdampak negative pada kesehatan mereka, bahkan bisa mempengaruhi iman dan moral mereka, jika tidak didampingi dengan serius. Berdasarkan keprihatian ini, maka penulis ingin mencari tahu apa penyebabnya dengan tujuan penelitiannya adalah 1) Bagaimana pendampingan katekese anak melalui metode cerita di stasi Kerahiman Ilahi mangga dua Kimaan. 2) Faktor-Faktor apa saja yang mendukung dan menghambat pelaksanaan pendampingan Katekese Anak melalui metode cerita. 3) Upaya-Upaya apa yang dilakukan untuk meningkatkan Pendampingan Katekese Anak melalui metode cerita. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian deskriprif kualitatif model interaktif oleh Miles dan Huberman.(1984; 23) lebih menekankan pendekatan analisis yang fleksibel, sistematis dan reflektif. Penelitian ini dilakukan di Stasi Kerahiman Ilahi Mangga Dua Kimaam, dengan sampel penelitian adalah para pendamping katekese anak, orangtua, dewan stasi dan peserta katekese. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa: 1) pendampingan Katekese Anak melalui metode cerita sangat kurang dilaksanakan karena keterbatasan pengetahuan dari para pendamping. 2) Faktor Pendukung; walaupun memiliki keterbatasan tenaga pembina namun proses pelaksanaan katekese anak dapat terlaksana; sedangkan faktor penghambat adalah sarana-prasarana yang kurang memadai, (kekurangan buku-buku panduan). Selain itu kurangnya dukungan dari orangtua sehingga peserta katekese anak kurang aktif dalam proses katekese maupun dalam kehadiran. Metode yang disajikan kurang menarik sesuai situasi jaman. 3) upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pendampingan katekese anak adalah terus-menerus menghimbau orang tua agar ikut aktif mengantarkan anak-anaknya untuk mengikuti katekese anak di stasi kerahiman ilahi mangga dua kimaam, menyediakan buku-buku pendukung seperti buku-buku cerita anak-anak, cerita santo-santa dan cara-cara membawakan cerita yang hidup dan menarik. Penulis menyediakan salah satu contoh persiapan katekese anak dengan metode cerita yang menarik dan hidup.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
FAKTOR DETERMINAN HUBUNGAN DI LUAR NIKAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP KETERLIBATAN PASANGAN DALAM HIDUP MENGGEREJA DI STASI SANTO YAKOBUS SP7 PAROKI BUNDA HATI KUDUS KUPER
Emiliana Boleng (1902013)
Hidup bersama di luar nikah perkawinan katolik factor penyebab.
Skripsi ini berjudul “Faktor Determinan Hubungan Di Luar Nikah Dan Dampaknya Terhadap Keterlibatan Pasangan Dalam Hidup Menggereja Di Stasi Santo Yakobus Sp7 Paroki Bunda Hati Kudus Kuper”. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian sebanyak 16 informan, yang terdiri atas pasangan yang hidup bersama di luar nikah (5 pasang), ketua dewan stasi, tokoh umat, dan orang tua dari pasangan yang hidup bersama di luar nikah (2 pasang). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa yang menjadi faktor penyebab terjadinya kehidupan bersama tanpa adanya ikatan perkawinan yang sah menurut aturan Gereja Katolik adalah faktor ekonomi (belum cukup uang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga termasuk untuk melangsungkan pernikahan di gereja dan biaya-biaya administrasi lainnya yang harus dipenuhi sebelum peneguhan perkawinan), faktor adat atau budaya yang masih dipegang teguh oleh pihak keluarga dari masing-masing pasangan, pergaulan bebas yang berujung pada terjadinya kehamilan, kemauan bebas pasangan, aturan Gereja perihal kewajiban yang harus dituntaskan oleh para pasangan sebelum peneguhan perkawinan dan ikatan perkawinan terdahulu. Hidup bersama para pasangan di luar ikatan perkawinan juga berdampak terhadap keterlibatan mereka dalam hidup menggereja dan juga bagi anak-anak. Para pasangan tidak dapat terlibat secara aktif dalam berbagai kegiatan Gereja dengan berbagai alasan dan anak-anak mereka tidak dapat menerima sakramen baptis dan juga sakramen-sakramen lainnya (sesuai dengan aturan yang ditegakkan di seluruh wilayah paroki Bunda Hati Kudus Kuper). Perkawinan sakramen menjadi harapan setiap pasangan sekaligus menjadi tuntutan Gereja bagi setiap umatnya. Kondisi para pasangan yang hingga saat ini masih menjalani kehidupan bersama tanpa ikatan perkawinan, walaupun ada banyak faktor yang menyebabkannya, perlu dibantu oleh pihak-pihak yang memiliki otoritas dalam penggembalaan umat. Salah satu solusi adalah perlu adanya kerjasama yang sinergis antara dewan stasi, tokoh umat dan pastor untuk membantu para pasangan agar mereka memiliki wawasan yang cukup tentang sakramen perkawinan dan dapat keluar dari persoalan yang tengah mereka alami (hidup bersama tanpa adanya ikatan perkawinan).
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
PENTINGNYA TANAH SEBAGAI IDENTITAS DIRI BAGI MASYARAKAT SUKU MARIND DI KAMPUNG BUTI KABUPATEN MERAUKE
Edoardus Lamere (1902055)
Pentingnya Tanah Identitas Diri Masyarakat Suku Marind.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pentingnya Tanah Sebagai Identitas Diri Bagi Masyarakat Suku Marind Di Kampung Buti Kabupaten Merauke. Selain itu tujuan penelitian ini juga mau mendeskripsikan penyebab masyarakat suku Marind sulit mempertahankan tanah sebagai identitas diri. Tujuan lain juga adalah mendeskripsikan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mempertahankan tanah sebagai identitas diri. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana pentingnya tanah sebagai identitas diri bagi masyarakat suku Marind di Kampung Buti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab masyarakat suku Marind sulit mempertahankan tanah sebagai identitas diri karena kebutuhan ekonomi, pengaruh lingkungan. Selain itu pentingnya tanah sebagai identitas diri berpengaruh terhadap keberlangsungan hidup masyarakat Marind, karena itu ada berbagai upaya yang sudah dilakukan yaitu kerjasama antara pemerintah kampung, tokoh adat LMA, sosialisasi dan pembuatan sertifikat tanah dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga dan mengelola tanah sebagai identitas diri dengan baik.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK MELALUI MEDIA GAMBAR PADA MATERI BERIMAN BERARTI BERJUANG MELAWAN GODAAN PADA SISWA KELAS II SD YPPK SANTA MARIA FATIMA KELAPA LIMA
EDMUNDA O. TONGGON (1902010)
Media gambar meningkatkan hasil belajar pendidikan agama Katolik
Skripsi ini berjudul “Meningkatkan hasil belajar pendidikan agama Katolik melalui materi beriman berarti berjuang melawan godaan dengan media gambar pada siswa kelas II SD YPPK Santa Maria Fatima Kelapa Lima 2023”. Peneliti mengambil topik penelitian ini berdasarkan keprihatinan bahwa selama ini prestasi belajar siswa khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik cenderung stagnan bahkan mengalami penurunan. Penulis berasumsi bahwa hal ini diakibatkan metode pembelajaran yang cenderung monoton yaitu dengan metode ceramah dan tanya jawab.
Oleh karena itu peneliti menggunakan media gambar sebagai alternatif solusi untuk mengatasi hasil belajar siswa yang rendah tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus. Masing-masing siklus mencakup 1 kompetensi dasar (KD) yang dilaksanakan dalam 2 (dua) kali pertemuan dengan durasi masing-masing pertemuan 3x35 menit.
Peneliti memilih SD YPPK Santa Maria Fatima Kelapa Lima karena peneliti mengajar di sekolah ini dan melihat masalah-masalah yang terjadi di lapangan. Peneliti menentukan siswa-siswi kelas II sebagai subjek penelitian karena siswa-siswi kelas II ini berdasarkan hasil observasi memiliki masalah proses pembelajaran yang paling dominan dibandingkan dengan kelas lainnya.
Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi, soal pre tes dan post tes serta lembar kerja siswa (LKS). Observasi dilakukan oleh Ibu Fransiska Regina Yanine S.Pd. peneliti yaitu guru kelas II (wali kelas) selama peneliti melaksanakan tindakan kelas . Soal pre tes diberikan di awal dan akhir proses ptk masing-masing siklus dan soal post tes diberikan di akhir siklus. Hal ini berguna untuk mengukur tingkat keberhasilan tindakan melalui indikator pencapaian hasil belajar.
Hasil penelitian menunjukkan kemampuan siswa dalam KD 1 menunjukkan peningkatan. Pada periode pra-siklus, nilai rata-rata kelas untuk kompetensi dasar 1 (KD 1) adalah 65. Nilai rata-rata kelas tersebut mengalami peningkatan setelah penerapan tindakan dalam siklus I dan siklus II, yakni masing-masing menjadi 69 dan 70. Persentase siswa yang tuntas atau mencapai KKM untuk Kompetensi Dasar 70 juga menunjukkan peningkatan. Pada periode Pra-Siklus, persentase siswa yang tuntas atau mencapai nilai KKM adalah 12 % sedangkan pada periode Siklus I dan Siklus II persentase tersebut meningkat menjadi masing-masing 14 Berdasarkan data-data tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SD YPPK Santa Maria Fatima Kelapa Lima.
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA PELAYANAN PASTORAL OLEH DEWAN STASI SANTA MARIA ERAMBU PAROKI ARNOLDUS YANSEN-SOTA
DIANA MARIA KAKONO (1902008)
Tidak ada
Tidak ada
PDF 0 7
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
UPAYA MENINGKATKAN KETERLIBATAN UMAT DALAM IBADAH SABDA HARI MINGGU MELALUI KATEKESE UMAT DI STASI SANTO DOMINIKUS-SESNUKT PAROKI KRISTUS RAJA MINDIPTANA
ALBERTINA BOK (1902004)
Analisa Keterlibatan Umat Ibadah Sabda Hari Minggu.
Ibadah sabda hari minggu adalah perayaan yang menjadi puncak perayaan iman dalam kehidupan umat Katolik. Perayaan ini melibatkan pemimpin umat (imam/dewan) dan semua pelayanannya serta umat sekalian. Perayaan ibadah sabda hari minggu dimaksud hendak memberikan kesadaran kepada umat bahwa Allah benar-benar hadir di dalamnya biarpun tanpa komuni.
Upaya Meningkatkan Keterlibatan Umat Dalam Ibadah Sabda Hari Minggu merupakan judul dari penelitian ini. Penelitian ini dilaksanakan karena didapatinya beberapa masalah mendasar yakni rendanya keterlibatan umat dalam ibadah sabda hari minggu. oleh karena itu, penulis berusaha meneliti guna menemukan upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterlibatan umat dalam ibadah sabda hari minggu di stasi Santo Dominikus-Sesnukt.
Fokus dari penelitian ini diorentasikan untuk menjawab 3 rumusan masalah: 1) Bagaimana pemahaman umat di stasi Santo Dominikus-Sesnukt tentang ibadah sabda hari minggu. 2) Faktor apa saja yang menyebabkan rendahnya keterlibatan umat dalam ibadah sabda hari minggu. 3) Upaya apa saja yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterlibatan umat dalam ibadah sabda hari minggu. Proses pengumpulan dan pengelolaan data penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2023. Data-data berhubungan dengan rendannya keterlibatan umat dalam ibadah sabda hari minggu diperoleh melalui hasil wawancara secara langsung dari informan.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah 15 informan untuk wawancara. Berdasarkan analisa data hasil penelitian diketahui bahwa rendanya keterlibatan umat stasi Santo Dominikus-Sesnukt pada saat ibadah sabda hari minggu yakni 12% tidak aktif dalam ibadah sabda hari minggu. Dan yang aktif dalam ibadah sabda hari minggu 6% saja, hal ini menunjukan bahwa umat di stasi Santo Dominikus-Sesnukt yang secara keseluruhannya belum memiliki pemahaman yang baik untuk terlibat secara langsung dalam ibadah sabda hari minggu.
PDF 0 8