Arsip Tugas Akhir

Repository publikasi ilmiah mahasiswa STK St. Yakobus Merauke

189
Karya Ilmiah
7
Kali Dilihat
1,582
Diunduh
Menampilkan 31–45 dari 189 karya ilmiah
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2024
MINIMNYA PEMAHAMAN ORANG TUA TERHADAP TANGGUNG JAWAB PENDIDIKAN IMAN ANAK DI LINGKUNGAN SATU STASI SANTO YOSEPH KURIK
NATALIA TRI WULANDARI IKANUBUN (2002019)
pemahaman orang tua tanggung jawab pendidikan iman anak
Skripsi ini berjudul MINIMNYA PEMAHAMAN ORANG TUA TERHADAP TANGGUNGJAWAB PENDIDIKAN IMAN ANAK DI LINGKUNGAN SATU STASI SANTO YOSEPH KURIK penelitian ini diinspirasi oleh keadaan umat lingkungan satu yang belum menyadari pentingnya tanggung jawab orang tua sebagai pendidik utama bagi iman anak.Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Peneliti menggunakan metode deskriptif yaitu suatu metode dalam meneliti status sekelompok manusia,suatu objek, suatu kondisi,suatu sistem pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang.Tujuan dari penelitian deskriptif adalah untuk mendeskripsikan secara sistematis ,faktual dan akurat mengenai fakta,sifat serta hubungan antar subjek dan objek yang diteliti. Untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan, peneliti menggunakan tiga metode pengumpulan data, yakni observasi wawancara dan Studi Dokumen yang diperoleh dari 16 informan serta di dukung oleh dokumen pendukung seperti data umat.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa orang tua belum sepenuhnya menjalankan apa yang terdapat dalam dokumen Gravissimum Educationis artikel 3 yang berbicara mengenai peran orang tua sebagai pendidik utama bagi anak Hasilnya umat lingkungan Satu belum seluruhnya mengimpelementasikan dokumen yang di sahkan oleh konsili Vatikan II. Ada beberapa masalah yang menjadi penghambat minimnya tanggung jawab orang tua dalam memberikan pendidikan iman bagi anak, yakni kesibukan orang tua dalam bekerja, sikap apatis dan juga lingkungan. Kondisi riil ini perlu disikapi dan ditanggapi secara bijak oleh pihak-pihak yang berkepentingan, khususnya di tingkat Stasi santo Yoseph kurik
PDF 0 11
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2024
PEMAHAMAN UMAT STASI SANTO PETRUS EROM TENTANG PANCA TUGAS GEREJA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PARTISIPASI UMAT: IMPLEMENTASI SERUAN SINODE PARA USKUP XVI
MARIO GASPERSZ (2002017)
Pemahaman Umat; Panca Tugas Gereja; Partisipasi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menemukan bukti bahwa kurangnya pemahaman umat terhadap panca tugas Gereja menjadi salah satu faktor determinan yang menentukan partisipasi umat katolik dalam hidup menggereja. Data primer diperoleh melalui wawancara yang dibagikan kepada 30 informan yang terdiri dari pastor paroki, ketua dewan stasi, dua anggota dewas stasi dan dua puluh enam umat di stasi Santo Petrus Erom. Hasil pengolahan data, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang artinya dengan cara wawancara dan observasi, menunjukkan bahwa kurangnya pemahaman umat terhadap panca tugas Gereja menjadi salah satu faktor yang menentukan partisipasi umat Katolik dalam berbagai aspek kehidupan menggereja. Kurangnya pemahaman akan berdampak pada kehidupan menggereja umat. Dampak dari kurangnya pemahaman umat ini akan mengakibatkan umat tidak terlibat dalam berbagai kegiatan Gereja, mengikuti perayaan liturgi serta tidak dapat mengaplikasikan panca tugas Gereja dalam kehidupan keseharian mereka. Temuan ini bertujuan untuk membantu pastor paroki, dewan stasi serta umat untuk sama-sama menciptakan komunikasi yang baik guna membangun koordinasi dalam memberikan pemahaman-pemahaman yang benar kepada seluruh umat akan pentingnya panca tugas Gereja, sehingga makna dan tujuan dari panca tugas Gereja dapat dipahami dengan baik dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan umat dengan demikian berdampak pada kehidupan menggereja yang baik.
PDF 0 11
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2024
KATEKESE KAUM MUDA SEBAGAI MEDIA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN ORANG MUDA KATOLIK TENTANG PERAYAAN EKARISTI HARIAN DI ASRAMA SANTA THERESIA PAROKI SANTO FRANSISKUS XAVERIUS KATEDRAL MERAUKE
KORNELIA A. WOMU (1802026)
Katekese Media Kaum Muda Ekaristi
Skripsi ini berjudul KATEKESE KAUM MUDA SEBAGAI MEDIA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN ORANG MUDA KATOLIK TENTANG PERAYAAN EKARISTI HARIAN DI ASRAMA SANTA THERESIA PAROKI SANTO FRANSISKUS XAVERIUS KATEDRAL MERAUKE. Topik ini diinspirasi oleh keadaan yang terjadi pada OMK di asrama yakni kurang memahami tentang perayaan ekaristi, sehingga skripsi ini bertujuan untuk membantu OMK di asrama memahami pentingnya perayaan ekaristi dan bagaimana seharusnya kita bersikap baik pada saat Pesta Ekaristi Kudus? Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif, deduktif dan induktif. Yang menjadi informan dari penelitian ini adalah OMK yang berjumlah 23 dan 1 pembina asrama.
Hasil penelitian menjelaskan bahwa pemahaman tentang ekaristi harian bagi OMK menjadi kemendesakan kebutuhan. Hal ini disebabkan karena OMK kurang mendapat katekese tentang ekaristi selama berada di stasi atau paroki asal mereka. Pelajaran yang didapatkan kurang membantu OMK untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang ekaristi dan unsur-unsurnya dan bagaimana keterlibatan mereka dalam mengikuti ekaristi. Pendampingan terhadap mereka sangatlah kurang dan sangat sering menggunakan metode ceramah. Hasilnya adalah OMK di asrama tidak memahami dengan baik tentang ekaristi yang berdampak pada sikap dan keaktifan mereka selama perayaan ekaristi berlangsung.
PDF 0 10
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2024
FAKTOR PENYEBAB PENYALAHGUNAAN LEM AIBON PADA KALANGAN ANAK DI BAWAH UMUR DI KELURAHAN KAMUNDU KABUPATEN MERAUKE
HERMANUS NDIKEN (2002034)
Penyalahgunaan lem aibon kalangan anak usia di bawah umur.
Penyalagunaan lem aibon pada kalangan anak-anak usia di bawah umur merupakan fenomena yang semakin mendapatkan perhatian karena dampaknya yang serius terhadap kesehatan fisik dan psikologis anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab yang mendasari perilaku menyimpang di kalangan anak-anak usia di bawah umur. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi faktor-faktor internal dan eksternal yang berkontribusi terhadap penyalahgunaan lem aibon. Faktor internal: faktor psikologis seperti rasa ingin tahu, kebutuhan untuk melarikan diri dari masalah emosional, dan pengaruh dari gangguan mental seperti gangguan kecemasan atau depresi dapat memicu anak-anak untuk terlibat dalam perilaku tersebut. Anak-anak yang mengalami stres atau trauma cenderung mencari pelarian melalui perilaku berisiko. Faktor eksternal: faktor lingkungan juga memainkan peran penting. Ketersediaan lem aibon yang mudah diakses, pengaruh teman sebaya, dan kondisi sosial-ekonomi keluarga berkontribusi terhadap penyalahgunaan. Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang kurang stabil, seperti keluarga dengan masalah ekonomi atau kekerasan rumah tangga, lebih rentan terhadap perilaku ini. Faktor sosial: kurangnya pengawasan dari orang tua dan sistem pendidikan, serta ketidaktahuan tentang bahaya lem aibon, juga merupakan faktor penyebab utama. Program edukasi yang kurang memadai tentang risiko penyalahgunaan zat dan kebijakan perlindungan anak yang lemah dapat memperburuk situasi ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan masalah penyalagunaan lem aibon harus mel ibatkan pendekatan holistik yang mencakup pendidikan tentang bahaya zat berbahaya, intervensi psikologis, serta penguatan sistem dukungan keluarga dan komunitas. Dengan memahami faktor penyebab secara menyeluruh, diharapkan dapat dikembangkan strategi pencegahan yang lebih efektif untuk melindungi anak-anak dari dampak buruk perilaku penyalahgunaan zat.
PDF 0 10
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2024
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERPUSAT PADA PESERTA DIDIK DALAM KURIKULUM MERDEKA TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI PESERTA DIDIK KELAS IV SEKOLAH DASAR KATOLIK SANTA THERESIA BUTI
Yustinus Hendrinus Pagu (1902053)
Model Pembelajaran Kurikulum Merdeka Prestasi Belajar
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran Berpusat Pada Peserta Didik Dalam Kurikulum Merdeka Terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Katolik Dan Budi Pekerti Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar Katolik Santa Theresia Buti”. Judul penelitian dipilih berdasarkan motivasi penulis untuk mengetahui teori yang menyatakn bahwa terdapat pengaruh Model Pembelajaran berpusat pada Peserta didik dalam kurikulum merdeka terhadap prestasi belajar peserta didik kelas IV Sekolah Dasar Karolik Santa Theresia Buti. Jenis penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data penelitian bersumber dari data primer dan instrumen yang digunakan berupa angket yang disebarkan kepada 60 responden sebagai sampel finite. Penyebaran angket disertai 5 alternatif jawaban yakni sangat setuju, setuju, netral, kurang setuju dan sangat tidak setuju. Hasil penyebaran angket dianalisis menggunakan bantuan IBM SPSS versi 28,0 for windows. Berdasarkan hasil analisis ditemukan tingkat kevalidan data bervariasi yakni rendah, sedang dan tinggi serta memiliki tingkat reliabel yang tinggi. Selanjutnya hasil analisis mengungkapkan bahwa tidak terdapat gejala heteroskedastisitas serta data berdistribusi normal. Hasil analisis selanjutnya mengungkapkan bahwa variabel bebas berpengaruh secara parsial dengan persentase sebesar 61,5% untuk pengaruh model pembelajaran berpusat pada peserta didik dalam kurikulum merdeka terhadap prestasi belajar Peserta Didik. Adapun hasil analisis R2 menampilkan besarnya pengaruh kedua variabel tersebut dengan persentase sebesar 34%. Sesuai analisis data secara keseluruhan disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berpusat pada peserta didik dalam kurikulum merdeka terhadap prestasi belajar peserta didik dengan tingkatan pengaruh yang besar.
PDF 0 11
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2024
KONSEP MASYARAKAT MARIND-ANIM TENTANG PEREMPUAN DARI PERSPEKTIF KITAB KEJADIAN 1 : 26-27 DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN RUMAH TANGGA KAUM PEREMPUAN MARIND DI KABUPATEN MERAUKE
Fransiska Emanuela Kaize (2002029)
: Perempuan Marind-Anim Merauke.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep masyarakat Marind-Anim tentang perempuan dalam konteks perspektif Kitab Kejadian 1:26-27 dan dampaknya terhadap kehidupan rumah tangga kaum perempuan Marind-Anim di Kabupaten Merauke. Kitab Kejadian 1:26-27 menekankan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dengan menciptakan keduanya menurut gambar dan rupa Tuhan, menunjukkan nilai dan martabat yang sama. Namun, dalam masyarakat Marind-Anim, perempuan seringkali dianggap sebagai "pohon wati" yang memerlukan perlindungan dan pemeliharaan, yang berimplikasi pada posisi mereka yang kurang setara dalam struktur sosial. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dengan ketua adat informan dari komunitas Marind-Anim untuk menggali pandangan mereka mengenai peran dan status perempuan dalam kehidupan sehari-hari. Hasil wawancara menunjukkan bahwa meskipun perempuan Marind-Anim memainkan peran penting dalam kehidupan domestik dan sosial, mereka sering menghadapi tantangan seperti kekerasan domestik dan peran yang terbatas. Budaya dan adat yang dominan seringkali menempatkan perempuan pada posisi yang lebih rendah dibandingkan laki-laki. Analisis menunjukkan adanya ketegangan antara nilai-nilai kesetaraan yang diajarkan dalam Kitab Kejadian 1:26-26 dan praktik budaya yang ada di masyarakat Marind-Anim. Penelitian ini mengusulkan perlunya integrasi nilai-nilai kesetaraan gender dalam praktik budaya untuk meningkatkan martabat dan kesejahteraan perempuan. Kesadaran dan pendidikan mengenai hak dan peran perempuan dapat berkontribusi pada perubahan positif dalam masyarakat Marind-Anim, mendukung pencapaian kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan dalam kehidupan rumah tangga dan sosial mereka.
PDF 0 11
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2024
ANALISIS KURANGNYA KETERLIBATAN ORANG MUDA KATOLIK (OMK) DALAM HIDUP MENGGEREJA DI STASI SANTO MIKAEL MAGABAG PAROKI HATI KUDUS YESUS AGHAM KEUSKUPAN AGUNG MERAUKE
Figelius Tereyemu (1602025)
PDF 0 0
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2024
PENGARUH KATEKESE MODEL SHARED CHRISTIAN PRAXIS (SCP) TERHADAP PARTISIPASI AKTIF ORANG MUDA KATOLIK DI LINGKUNGAN SANTO YOHANES DE BRITO PAROKI SANTO YOSEP BAMBU PEMALI
ELTINA DEVONSA (2002030)
Katekese SCP Kegiatan Rohani OMK
Skripsi ini berjudul PENGARUH KATEKESE MODEL SHARED CHRISTIAN PRAXIS (SCP) TERHADAP PARTISIPASI AKTIF ORANG MUDA KATOLIK DI LINGKUNGAN SANTO YOHANES DE BRITO PAROKI SANTO YOSEP BAMBU PEMALI. Tulisan ini terinspirasi dari situasi dan kondisi OMK St. Yohanes De Brito yang kurang aktif dan terlibat dalam kegiatan rohani yang ada di lingkungan maupun di paroki, sehingga skripsi ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh katekese Shared Christian Praxis (SCP) terhadap partisipasi aktif orang muda katolik di lingkungan Santo Yohanes De Brito paroki Santo Yosep Bambu Pemali. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan model analisis regresi. Sampel penelitian ini adalah orang muda katolik di lingkungan Santo Yohanes De Brito yang berjumlah 60 orang. Instrument yang digunakan adalah angket dengan model skala. Dari hasil uji validitas pada taraf signifikasi 0,05 N= 60 orang dengan nilai kritis 0,25. Dari hasil akhir uji validitas ke 60 butir variabel X dinyatakan valid karena diatas 0,25 hasil akhir uji validita ke 40 butir variabel Y, 2 variabel dinyatakan tidak valid karena <0,25 yakni 0,01-0,19, sedangkan 38 variabel Y dinyatakan valid karena ≥0,25-0,83. Sedangkan dari hasil uji relibilitas diperoleh koefisien alfa sebesar 0,936 yang berarti relibilitas instrument tinggi. Nilai R square sebesar 0,970 yang berarti pengaruh varibel katekese SCP terhadap partisipasi aktif OMK sebesar 97% berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar meningkatkan kerjasam dengan pastor paroki, dewan paroki dan ketua lingkungan dalam merencanakan dan melaksanakan program-program paroki terutama program bagi OMK, memberikan bimbingan kepada OMK terlebih kepada pengurus OMK sehingga dapat menjadwalkan kegiatan-kegiatan OMK secara terprogram agar semua dapat terarah dan berjalan dengan baik.
PDF 0 11
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2024
UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI ORANG MUDA KATOLIK (OMK) DALAM HIDUP MENGGEREJA MELALUI KATEKESE KELOMPOK KATEGORIAL DI STASI SANTO PETRUS PAULUS YOBAR PAROKI SANTA THERESIA BUTI KEUSKUPAN AGUNG MERAUKE
BERNOLFUS YAGARAM (1602023)
Partisipasi OMK hidup menggereja katekese kategorial.
Skripsi ini berjudul UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI ORANG MUDA KATOLIK (OMK) DALAM HIDUP MENGGEREJA MELALUI KATEKESE KELOMPOK KATEGORIAL DI STASI SANTO PETRUS PAULUS YOBAR PAROKI SANTA THERESIA BUTI KEUSKUPAN AGUNG MERAUKE. Topik ini diinspirasi oleh situasi dan kondisi yang terjadi di Stasi Santo Petrus Paulus Yobar Paroki Santa Theresia Buti bahwa cukup banyak Orang Muda Katolik yang kurang aktif dalam hidup menggereja. Oleh karena itu, skripsi ini bertujuan untuk melihat bagaimana partisipasi OMK dalam kehidupan menggereja serta bagaimana mereka mengambil bagian dalam Tugas dan tanggung jawab OMK.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif bertujuan untuk memberikan penjelasan-penjelasan tertentu terkait permasalahan berdasarkan data dan fakta lapangan. Informan dari penelitian ini adalah Orang Muda Katolik Santo Petrus Paulus Yobar Paroki Santa Theresia Buti Keuskupan Agung Merauke sebanyak 20 orang. Dan penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2022. Teknik pengumpul data yang penulis gunakan adalah observasi dan wawancara, teknik analisa data adalah suatu proses mencari dan menyusun data yang diperoleh dari lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan katekese kategorial bagi OMK dapat membantu mereka untuk memahami seccara baik tugas dan peran mereka dalam hidup menggereja, walaupun harus tetap diperjuangkan secara terus menerus. Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa ada faktor internal dan eksternal yang menyebabkan OMK tidak terlibat aktif dalam kegidupan menggereja, sehingga dibutuhkan bentuk-bentuk pembinaan iman dari pihak Gereja bagi Orang Muda Katolik Santo Petrus Paulus Yobar Paroki Santa Theresia Buti.
PDF 0 11
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2024
DAMPAK MENGONSUMSI MINUMAN KERAS PADA KALANGAN REMAJA KATOLIK TERHADAP PARTISIPASI HIDUP MENGGEREJA DI LINGKUNGAN SANTO KRISTOFORUS PAROKI SANG PENEBUS KAMPUNG BARU
Benedikta Oywatorop (1902006)
minuman keras remaja Katolik partisipasi menggereja pengaruh lingkungan
Penelitian dengan judul “Dampak Mengonsumsi Minuman Keras Pada Kalangan Remaja Katolik Terhadap Partisipasi Hidup Menggereja di Lingkungan Santo Kristoforus Paroki Sang Penebus Kampung Baru”.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebiasaan mengonsumsi minuman keras pada remaja Katolik terhadap partisipasi mereka dalam hidup menggereja di Lingkungan Santo Kristoforus, Paroki Sang Penebus Kampung Baru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melibatkan 15 orang remaja Katolik sebagai informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian adalah memahami hubungan antara kebiasaan minum alkohol, faktor-faktor yang memengaruhinya, dan dampaknya pada keterlibatan remaja dalam kegiatan rohani.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja Katolik memahami tubuh mereka sebagai hal yang suci dan bait Roh Kudus sesuai dengan ajaran gereja. Namun, pemahaman ini tidak sepenuhnya terefleksi dalam perilaku mereka. Kebiasaan mengonsumsi alkohol masih sering dilakukan oleh remaja, terutama akibat pengaruh lingkungan internal seperti teman sebaya dan lingkungan eksternal seperti tekanan sosial dan budaya lokal. Perilaku ini menciptakan kontradiksi antara pemahaman mereka dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dampak dari kebiasaan buruk ini terlihat pada menurunnya partisipasi remaja dalam hidup menggereja. Sebagian besar remaja yang terlibat dalam kebiasaan mengonsumsi alkohol cenderung jarang ikut serta dalam kegiatan rohani, baik di tingkat lingkungan maupun paroki. Hal ini melemahkan semangat hidup menggereja di kalangan remaja dan mengurangi peran mereka sebagai generasi penerus iman dalam komunitas Katolik.
Solusi yang ditawarkan melibatkan pendekatan pastoral yang komprehensif, seperti pendidikan iman yang lebih mendalam, pendampingan spiritual, dan kegiatan komunitas yang relevan bagi remaja. Gereja perlu bekerja sama dengan pengurus lingkungan, pastor paroki, dan keluarga untuk menciptakan lingkungan yang mendukung remaja agar dapat mengatasi pengaruh buruk dan kembali aktif dalam kehidupan menggereja. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan remaja Katolik di Lingkungan Santo Kristoforus dapat memperbaiki kebiasaan mereka dan kembali menjadi bagian integral dari kehidupan rohani gereja.
PDF 0 11
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2024
PERAN KATEKIS AWAM DALAM PELAYANAN SABDA DI STASI BUNDA MARIA BUTAS PAROKI BUNDA HATI KUDUS - KUPER
Maria Aknes Ekoki (2002016)
Katekis Awam Pelayanan Sabda dalam Gereja Katolik
Penelitian ini mengkaji tentang peran katekis awam dalam pelayanan Sabda di Stasi Bunda Maria Butas, Paroki Bunda Hati Kudus Kuper. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran Katekis Awam dalam mendukung pelayanan pastoral Gereja, khususnya dalam konteks pelayanan Sabda di wilayah stasi yang memiliki keterbatasan jumlah imam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan peran, tantangan, serta kontribusi katekis awam dalam pelayanan Sabda, serta merumuskan strategi pengembangan pelayanan katekese yang efektif.
Landasan teoretis penelitian ini berpijak pada dokumen-dokumen Gereja seperti Christifideles Laici, Evangelii Nuntiandi, dan Catechesi Tradendae yang menegaskan pentingnya peran awam dalam karya evangelisasi dan katekese. Teori-teori katekese kontekstual dan pendekatan pastoral partisipatif juga digunakan sebagai kerangka analisis. Metodologi yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan para Katekis Awam, Pastor Paroki, dan Umat, observasi partisipatif terhadap kegiatan katekese, serta studi dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis tematik dengan triangulasi sumber dan metode.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Katekis Awam memainkan peran vital dalam empat dimensi utama: (1) Penyelenggaraan katekese rutin untuk


berbagai kelompok usia, (2) Pendampingan persiapan sakramen, (3) Penyelenggaraan ibadat sabda pada saat ketiadaan imam, dan (4) Pembinaan iman keluarga. Tantangan yang dihadapi meliputi: keterbatasan sumber daya manusia dan materi katekese, kesulitan kontekstualisasi ajaran iman, serta koordinasi dengan struktur pastoral paroki. Di sisi lain, ditemukan bahwa keterlibatan katekis awam berkontribusi positif dalam: penguatan pemahaman iman umat, peningkatan partisipasi liturgi, dan pengembangan komunitas basis.
Analisis mendalam pada bab empat mengungkapkan beberapa temuan kunci: Pertama, efektivitas pelayanan katekis awam sangat dipengaruhi oleh kualitas formasi yang mereka terima dan dukungan struktural dari paroki. Kedua, pendekatan katekese yang kontekstual dan dialogis terbukti lebih efektif dalam membantu umat menginternalisasi ajaran iman. Ketiga, pelayanan katekis awam berperan penting dalam menjembatani kesenjangan antara ajaran Gereja dan realitas hidup umat sehari-hari.
Pembahasan juga mengidentifikasi beberapa aspek yang memerlukan pengembangan: (1) Peningkatan kapasitas katekis melalui program formasi berkelanjutan, (2) Pengembangan materi katekese yang lebih kontekstual, (3) Penguatan sistem koordinasi dan pendampingan pastoral, serta (4) Pengembangan metode evaluasi pelayanan yang lebih sistematis.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran katekis awam sangat fundamental dalam memastikan keberlangsungan dan efektivitas pelayanan Sabda di tingkat stasi. Rekomendasi yang diajukan meliputi: (1) Pengembangan kurikulum formasi katekis yang lebih komprehensif, (2) Penguatan struktur pendam.....
PDF 0 11
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
PERAN STATUS EKONOMI ORANG TUA DALAM MENDUKUNG KOGNITIF ANAK DI SEKOLAH DASAR YPPK SANTO ALOWISYUS GONSAGA ZANEGI DISTRIK ANIMHA SKRIPSI
YOSEPH YOPA CABUY (1802039)
status ekonomi orang tua kognitif anak.
Skripsi ini berjudul Peran Status Ekonomi Orang Tua Dalam Mendukung
Kognitif Anak Di Sekolah Dasar YPPK Santo Alowisyus Gonsaga Zanegi Distrik Animha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran status ekonomi orang tua dalam mendukung kognitif anak di sekolah dasar YPPK Santo Aloisyus Gonsaga Zanegi, faktor pendukung dan penghambat peran status ekonomi orang tua dalam mnedukung kognitif anak di sekolah dasar YPPK Santo Aloisyus Gonsaga Zanegi,
Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subyek dari penelitian ini adalah orang tua murid 5 orang, siswa 5 orang, dan guru 1 orang. Total semuanya berjumlah 11 orang. Obyek penelitian peran status ekonomi orang tua dalam mendukung kognitif anak. Teknik pengumpulan data mengunakan wawancara. Hasil penelitian didapat bahwa siswa yang mendapatkan dukungan orang tua dalam bentuk moril dan material dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik. Kegiatan lainnya yang sering diikuti adalah belajar bersama guru di luar jam sekolah dan menjadi siswa teladan. Untuk faktor yang mendukung kognitif anak dalam proses pembelajaran di sekolah, seperti adanya perhatian dari keluarga, guru dan masyarakat, sedangkan faktor penghambat adalah pribadi siswa sendiri. Misalnya; malas, minder, dan sibuk kerja. Faktor lain yakni lingkungan pergaulan dan ekonomi keluarga.
Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada sekolah untuk merancang kegiatan pembelajaran, baik jangka panjang maupun jangka pendek. Sekolah jugadiharapkan lebih kreatif dalam menyiapkan bahan ajar, metode yang digunakan dalam mengajar, media dan sarana yang dipakai dalam menyampaikan bahan ajar kepada siswa dan memberi tugas yang berkualitas dalam mengembangkan aspek kognitif dan efektif . Selain itu, orang tua harus lebih mengoptimalkan dukungan dan perhatian serta menjadi teladan bagi anak.
PDF 0 11
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK PADA SISWA KELAS V SD YPPK DON BOSCHO BUDHI MULIA MERAUKE
YOHANES WERONG (1802038)
Media Pembelajaran Motivasi Belajar Siswa Pendidikan Agama Katolik.
Skripsi ini berjudul Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Terhadap Motivasi Belajar Pendidikan Agama Katolik Pada Siswa Kelas V SD YPPK Don Boscho Budhi Mulia Merauke. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui adanya pengaruh media pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa, 2) mengetahui besarnya pengaruh penggunaan media pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa, 3) mengetahui upaya apa yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan model analisis regresi. Sampel dari penelitian ini adalah siswa-siswi SD YPPK Don Boscho Budhi Mulia kelas V Merauke, sebanyak 60 orang. Instrumen yang digunakan ialah angket dengan bentuk skala Likert dengan jumlah butir instrumen penelitian variabel penggunaan media pembelajaran sebanyak 25 soal sedangkan variabel motivasi belajar sebanyak 35 soal. Dari hasil validitas dengan nilai R hitng yang deperoleh taraf signifikansi sebesar 0,25, dengan N 60 orang pada variabel penggunaan media pembelajaran diperoleh sebanyak 25 item valid dan motivasi belajar yang di peroleh 34 item yang valid. Sedangkan dari hasil uji reliabilitas variabel X diperoleh Alfa Cronbach sebesar 0,675 yang berarti dalam penelitian ini reliabel atau dapat di percaya dan untuk variabel Y diperoleh Cronbach sebesar 0,875 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa butir-butir instrumen dalam variabel Y yakni motivasi belajar dalam penelitian ini reliabel atau dapat dipercaya.
Hasil analisis data pada nilai Fhitung pada tabel anova, diperoleh signifikan hasil sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil dari taraf signifkan 0,05. Artinya Ha diterima dan Ho ditolak yang menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Besarnya pengaruh media pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa diketahui besaran pada tabel summarry diperoleh nilai koefisien sebesar 0,962. Dapat disimpulkan bahwa variabel bebas (penggunaan media pembelajaran) berpengaruh sebesar 96,2% terhadap variabel terikat (motivasi belajar siswa), artinya penggunaan media pembelajaran memiliki pengaruh terhadap motivasi belajar siswa.
Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan perlu meningkatkan efektivitas penggunaan media pembelajaran dalam pembelajaran di sekolah maupun di luar sekolah, pihak lembaga menambah penyediaan media pembelajaran agar para guru dan para siswa dapat menggunakannya untuk menambah wawasan dan keterampilan dalam setiap proses pembelajaran.
PDF 0 11
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
KURANGNYA KETERLIBATAN ORANG MUDA KATOLIK DALAM KEHIDUPAN MENGGEREJA DI STASI BUNDA HATI KUDUS JATI-JATI PAROKI SANG PENEBUS KAMPUNG BARU MERAUKE
THOMAS YERMOGOIN (1602044)
Keterlibatan orang muda Katolik
Skripsi ini berjudul kurangnya keterlibatan orang muda katolik dalam hidup mengggereja di stasi bunda hati kudus jati-jati merauke paroki sang penebus kampung baru Merauke., Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlibatan orang muda katolik dalam hidup menggereja di stasi jati-jati Merauke, fatktor pendukung dan penghambat orang muda Katolik dalam keterlibatan hidup menggereja dan upaya meningkatkan iman pastoral dalam tingkat stasi dan paroki di stasi bunda hati kudus jati-jati Merauke.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subyek dari penelitian ini adalah OMK 10 orang, ketua orang muda Katolik 1 orang, dewan stasi 1 orang dan pastor paroki 1 orang. Obyek penelitian ini sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Hasil penelitian didapat bahwa orang muda aKatolik aktif dalam hidup menggereja seperti katekese lingkungan dan doa bersama. Kegiatan lainnya yang sering diikuti adalah kerja bakti Gereja, menjadi petugas liturgi. Untuk faktor yang mendukung orang muda dalam keterlibatan hidup menggereja seperti adanya perhatian dari keluarga, ketua OMK, dewan stasi dan pastor paroki, sedangkan faktor penghambat adalah hambatan pribadi seperti malas, minder dan sibuk kerja. Faktor lainnya yakni lingkungan pergaulan dan ekonomi keluarga.
Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan ketua OMK dan ketua stasi agar selalu mengupayakan orang muda Katolik supaya lebih semangat merancang kegiatan baik jangka panjang, maupun jangka pendek. dan lebih kreatif dalam menyiapkan bahan ajar, metode yang digunakan dalam mengajar, media dan sarana yang dipakai dalam menyampaikan pemahaman kepada OMK dan memberi tugas yang berkualitas dalam mengembangkan aspek kognitif, afektif dan . Selain itu, orangtua harus lebih mengoptimalkan dukungan dan perhatian serta menjadi teladan bagi umat.
PDF 0 11
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2023
PENGARUH PROFESIONALITAS GURU AGAMA KATOLIK TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI II MERAUKE
Henderika Ningsih Kadun (1802014)
Profesionalitas Guru PAK Hasil Belajar Kognitif PAK Siswa
Skripsi ini berjudul Pengaruh Profesionalitas Guru Agama Katolik Tehadap Hasil Belajar Kognitif Pendidikan Agama Katolik Pada Siswa Kelas IX SMP Negeri II Merauke. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui adanya pengaruh profesionalitas guru agama Katolik terhadap hasil belajar kognitif PAK, 2) mengatahui besarnya pengaruh profesionalitas guru agama Katolik terhadap hasil belajar kognitif PAK dan 3) mengetahui upaya apa yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas hasil belajar kognitif PAK siswa.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan model analisis regresi. Sampel dari penelitian ini adalah siswa-siswi agama Katolik kelas IX SMP Negeri II Merauke sebanyak 60 orang. Instrumen yang digunakan ialah angket dengan bentuk skala likert dengan jumlah butir instrumen penelitian variabel profesionalitas guru agama Katolik sebanyak 35 soal sedangkan hasil belajar kognitif PAK menggunakan nilai raport semester ganjil. Dari hasil validitas dengan taraf signifikansi sebesar 0,25 pada variabel profesionalitas guru agama Katolik diperoleh sebanyak 33 item valid dan hasil belajar kognitif PAK siswa kelas IX dinyatakan baik. Sedangkan dari uji reabilitas variabel X diperoleh Alfa Cronbach sebesar 0,841 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa butir-butir instrument dalam variabel X yakni profesionalitas guru agama Katolik dalam penelitian ini reliabel atau dapat dipercaya. Sedangkan, hasil hipotetis diperoleh dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Pada tabel model summary diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar 0,789. Dapat disimpulkan bahwa variabel bebas berpengaruh sebesar 78,9% atau 79% terhadap variabel terikat, sedangkan 21% dipengaruhi variabel yang tidak diteliti.
Hasil analisis data pada nilai Fhitung pada tabel anova yang menyatakan bahwa profesionalitas guru agama Katolik berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif PAK siswa SMP Negeri II Merauke diperkuat dengan hasil deskripsi data yang menunjukan bahwa tingkat frekuensi guru PAK dalam mengajar membimbing dan mengarahkan siswa dengan sangat baik saat proses pembelajaran PAK di sekolah sebesar 57% dan memiliki hasil belajar yang baik ditunjukan dengan nilai persentase sebesar 56,6%. Artinya profesionalitas guru agama Katolik yang memiliki kemampuan mengajar, membimbing dan mengarahkan peserta didik memiliki pengaruh dalam hasil belajar kognitif siswa baik di sekolah maupun di luar sekolah.
Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan guru perlu kesadaran akan tugasnya dalam kreatifnya menggunakan metode dan media dalam kegiatan belajar, pihak sekolah menambah penyediaan media agar guru bisa menggunakan dengan baik dan peserta didik pun bisa meningkatkan hasil belajar yang lebih baik lagi.
PDF 0 11