Arsip Tugas Akhir

Repository publikasi ilmiah mahasiswa STK St. Yakobus Merauke

189
Karya Ilmiah
7
Kali Dilihat
1,620
Diunduh
Menampilkan 106–120 dari 189 karya ilmiah
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2020
STUDI TENTANG PENTINGNYA PEMAHAMAN UMAT PERIHAL PERKAWINAN CAMPUR BERDASARKAN KITAB HUKUM KANONIK 1983 DAN DAMPAKNYA TERHADAP DIMENSI KEHIDUPAN BERKELUARGA DI PAROKI SANTA THERESIA BUTI, KEUSKUPAN AGUNG MERAUKE
MENSIANA RIO (1502018)
Pemahaman Umat Perkawinan campur KHK 1983
Skripsi ini berjudul STUDI TENTANG PENTINGNYA PEMAHAMAN UMAT
PERIHAL PERKAWINAN CAMPUR BERDASARKAN KITAB HUKUM
KANONIK 1983 DAN DAMPAKNYA TERHADAP DIMENSI KEHIDUPAN
BERKELUARGA DI PAROKI SANTA THERESIA BUTI. Topik ini diinspirasi
oleh kenyataan bahwa beberapa keluarga Katolik di Paroki Santa Theresia Buti
sudah melaksanakan perkawinan campur yaitu perkawinan campur beda Gereja
dan perkawinan campur beda Agama. Sebagian dari perkawinan mereka belum
diteguhkan secara Gereja Katolik. Selain itu, terdapat beberapa praktek hidup
keagamaan dan keluarga pasangan kawin campur yang sangat berdampak pada
kehidupan berkeluarga yang tidak selaras dengan ketentuan di dalam Kitab
Hukum Kanonik ( KHK ) 1983. Fakta tersebut menggugah penulis untuk
mengetahui sejauh mana pemahaman umat tentang perkawinan campur dan
ketentuan yang dituntut oleh Gereja Katolik bagi pasangan kawin campur. Skripsi
ini bertujuan untuk menemukan pemahaman umat Paroki Santa Theresia Buti
tentang perkawinan campur beda Gereja dan perkawinan campur beda Agama.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa
observasi dan wawancara. Sampel penelitian ini adalah keluarga-keluarga Katolik
kawin campur, baik perkawinan campur beda Gereja maupun perkawinan campur
beda Agama. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 18 keluarga
kawin campur. Instrumen yang digunakan ialah observasi dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Paroki Santa Theresia Buti berasal dari latar
belakang suku dan agama yang berbeda. Jumlah umat Katolik adalag 4150 jiwa.
Pasangan kawin campur berjumlah 18, terdiri dari pasangan kawin campur beda
Gereja sebanyak 12 pasangan dan pasangan kawin campur beda agama sebanyak
6 pasangan. Pemahamn tentang perkawianan masih terbatas pada konsep
tradisional yaitu untuk mendapatkan keturunan yang banyak dan memperoleh
rezeki yang berlimpah. Pemahaman tentang perkawinan Katolik berdasarkan
KHK 1983 belum terlalu mendalam. Keterbatasan pemahaman ini berdampak
pada pelaksanaan praktek hidup keagamaan yang kurang sesuai dengan ketentuan
Kitab Hukum Kanonik (KHK) 1983.
PDF 0 9
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2020
STUDI DESKRIPTIF TENTANG UPAYA PEMBINAAN MORALITAS PELAJAR DI SEKOLAH SMP NEGERI 2 MERAUKE
FRANSISKUS WALTEN (1502010)
pembinaan moralitas pelajar SMP pendidikan agama
Maraknya kenakalan di kalangan pelajar bila dicermati bermula dari moral anak
itu sendiri. Disini terdapat hubungan sebab akibat. Bila moralitas anak baik maka
ia mampu menjaga dirinya sendiri. Begitu pun sebaliknya, bila moralitas anak itu
rendah maka perilaku mereka pun senantiasa bertentangan dengan norma yang
ada, terlebih lagi norma agama. Sekolah sebagai tempat pendidikan dan lembaga
sosialisasi mempunyai peranan penting dalam mengembangkan potensi siswa
untuk mengembangkan dirinya yang memiliki kekuatan spiritual keagamaan,
pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang
diperlukan dirinya dan masyarakat, dalam berbangsa dan bernegara. Berdasarkan
fungsi sekolah tersebut, maka dalam penulisan skripsi yang berjudul “Studi
deskriptif tentang upaya pembinaan moralitas pelajar di SMP Negeri 2 Merauke”,
dilaksanakan untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh sekolah dalam
membina moralitas siswa.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik
pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi untuk mendapatkan sumber dan materi yang menjadi objek
penelitian. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, Wakasek
kesiswaan, guru bimbingan konseling, guru agama, dan siswa-siswi. Penelitian ini
dilakukan di SMP Negeri 2 Merauke dari bulan Januari-Februari 2020.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa upaya pembinaan moralitas siswa di
SMP Negeri 2 Merauke adalah dengan menyusun program pembinaan moralitas
siswa, pengintegrasian nilai-nilai moral dalam mata pelajaran, literasi, dan
pemodelan. Program pembinaan yaitu program 5s (senyum, sapa, salam, sopan,
santun), dan tata tertib. Pengintegrasian dalam mata pelajaran yaitu bercerita yang
bertema moral dan pemberian nasihat, pembiasaan, pemberian sanksi dengan
memberi tugas. Literasi yang berisi tentang pemberian nasihat, arahan, himbauan
untuk menaati peraturan di sekolah serta nasihat untuk tidak melakukan tindakan
yang menyimpang. Pemodelan dilakukan oleh setiap guru di dalam ruangan kelas,
lingkungan sekolah, di ruang kerja guru.
PDF 0 9
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2020
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA SEKOLAH TINGGI KATOLIK SANTO YAKOBUS MERAUKE
FERDINANDUS WULI (1502009)
Media Audio Visual Motivasi Belajar Mahasiswa.
Skripsi ini berjudul Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui adanya pengaruh media audio visual terhadap motivasi belajar. 2) mengetahui besarnya pengaruh media pembelajaran audio visual terhadap motivasi belajar dan 3) meningkatkan efektivitas penggunaan media audio visual dalam meningkatkan motivasi belajar pada mahasiswa.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan model analisis regresi. Sampel dari penelitian ini adalah mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke sebanyak 60 orang. Instrument yang digunakan ialah angket dengan bentuk skala sikap deferensial semantic dengan jumlah butir instrument penelitian variabel media audio visual sebanyak 30 soal dan motivasi belajar sebanyak 30 soal. Dari hasil validitas dengan taraf signifikansi 0,05 dengan N 60 orang dengan nilai kritis 0,22 pada variabel media audio visual diperoleh sebanyak 29 item valid dan pada variable motivasi belajar diperoleh 27 item valid. Sedangkan dari hasil uji realibilitas untuk variabel X diperoleh koefisien Alfa sebesar 0,829 yang berarti dalam penelitian ini reliable atau dapat dipercaya dan untuk variabel Y diperoleh koefisien Alfa sebesar 0,740 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa butir-butir instrument dalam variabel Y yakni motivasi belajar dalam penelitian ini reliable atau dapat dipercaya.
Dari hasil penelitian dan analisis data nilai Fhitung pada tabel anova, diperoleh signifikasi sebesar 0,000 yang berarti 0,000<0,05. Dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak yang menunjukkan bahwa media audio visual berpengaruh terhadap motivasi belajar mahasiswa STK St. Yakobus Merauke. Besarnya pengaruh media audio visual terhadap motivasi belajar diketahui berdasarkan pada tabel model summary diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar 0,512.Dapat disimpulkan bahwa variabel bebas berpengaruh sebesar 51,2% terhadap variabel terikat. Dan cara meningkatkan efektivitas penggunaan media audio visual untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa, mengenal keunggulan dan kelemahan media/Mengenal gaya belajar, menentukan pilihan materi, menyiapkan skenario tayangan, dan menyiapkan lembar tugas
Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan perlu peningkatan efektifitas penggunaan media audio visual dalam pembelajaran di kampus maupun di luar kampus, pihak lembaga menambah penyediaan media audio visual agar para mahasiswa pun dapat menggunakannya untuk menambah wawasan dan keterampilan dalam setiap proses pembelajaran.
PDF 0 9
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2020
RENDAHNYA KESADARAN DAN KETERLIBATAN UMAT DALAM IBADAT SABDA DI LINGKUNGAN SANTA BERNADETA STASI SANTO YAKOBUS SP 7 PAROKI BUNDA HATI KUDUS KUPER
ARNETUS NALE (1602004)
Ibadat Sabda kesadaran dan keterlibatan umat
Judul Skripsi ini adalah Rendahnya Kesadarandan Keterlibatan Umat Dalam Ibadat Sabda di Lingkungan Santa Bernadeta Stasi Santo Yakobus SP7 Paroki Bunda Hati Kudus-Kuper.
Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab rendahnya kesadaran dan keterlibatan umat dalam mengkikuti kegiatan Ibadat Sabda di lingkungan Santa Bernadeta. Ibadat Sabda merupakan salah satu kegiatan iman dalam gereja Katolik yang bertujuan untuk mendekatkan diri umat beriman dengan Allah. Dalam Ibadat Sabda, umat Allah bersama-sama mendalami Sabda Tuhan yang menjadi sumber inspirasi hidup; baik hidup rohani maupun dalam konteks hidup bermasyarakat. Sebagai bagian dari umat Allah Keuskupan Agung Merauke, maka umat lingkungan Santa Bernadeta, Stasi Santo Yakobus SP 7-Paroki Bunda Hati Kudus Kuper, juga melibatkan diri dalam kegiatan Ibadat Sabda yang dilaksanakan seminggu sekali. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya kesadaran dan partisipasi-keterlibatan umat dalam Ibadat Sabda di lingkungan Santa Bernadeta dikarenakan dua fakor utama; eksternal dan internal. Fakor eksternal lebih pada situasi lingkungan yang kurang mendukung terutama kebiasaan sebagaian besar umat Allah yang tidak tertib dalam hidup (judi, mabuk, dll). Sementara faktor internal yang paling dominan adalah umat Allah kurang memahami makna penting dariIbadat Sabda. Mengganggap bahwa Ibadat Sabda kurang memiliki nilai sacral dibandingkan dengan perayaan Ekaristi. Di sisilain, tidak ada inisiatif dari dalam diri sendiri, kelelahan karena bekerja dari pagi sampai malam, dll. Dengan demikian penulis menawarkan solusi dengan cara membangun kembali kerjasama yang baik antara umat Allah dengan Pastor, Dewan Paroki, Dewan Stasi serta pengurus lingkungan, sehingga mengantar umat untuk lebih berkembang dalam iman.
PDF 0 8
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2019
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN UMAT TENTANG FUNGSI NYANYIAN LITURGI DALAM IBADAT SABDA MELALUI PENDAMPINGAN PASTORAL DI STASI ST YAKOBUS PAROKI BUNDA HATI KUDUS KUPER
Yuliana Lydia Are (1502026)
Nyanyian liturgi ibadat sabda
Dalam bidang keagamaan kita mengenal nyanyian khas masing-masing agama, yang berabad-abad lalu telah diciptakan khusus menurut fungsi, dan makna dari ibadat masing-masing Agama, serta mempunyai kaidah, ciri-ciri dan tradisi sendiri. Semunya itu untuk mengungkapkan iman dan doa-doa serta mengepresikan pujian dan penyembahan kepada Tuhan. Tanpa nyanyian yang indah ibadat yang sedang dirayakan terasa hambar dan tidak menarik atau tidak berkesan bagi semua umat yang sedang merayakan. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman dan penghayatan umat tentang fungi nyanyian liturgi dalam ibadat sabda di Stasi Santo Yakobus SP 7.
Penelitian ini dimulai dari bulan Desember 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi dan wawancara kepada 20 informan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa umat Stasi SantoYakobus SP 7, secara teori umat belum sepenuhnya memahami tentang fungsi nyanyian liturgi dalam perayaan ibadat sabda dan untuk mengaplikasikannya juga belum sesuai dengan
Dari hasil penelitian diketahui bahwa nyanyian liturgi belum sesuai dengan apa yang dipahami secara teori dan praktek yang dilakukan oleh umat Stasi SantoYakobus SP , disarankan bagi Stasi agar meningkatkan pelatihan bagi seksi liturgi maupun umat lingkungan.
PDF 0 9
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2019
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN UMAT TENTANG FUNGSI NYANYIAN LITURGI DALAM IBADAT SABDA MELALUI PENDAMPINGAN PASTORAL DI STASI ST YAKOBUS PAROKI BUNDA HATI KUDUS KUPER
Yuliana Lydia Are (1502026)
Nyanyian liturgi ibadat sabda
Dalam bidang keagamaan kita mengenal nyanyian khas masing-masing agama, yang berabad-abad lalu telah diciptakan khusus menurut fungsi, dan makna dari ibadat masing-masing Agama, serta mempunyai kaidah, ciri-ciri dan tradisi sendiri. Semunya itu untuk mengungkapkan iman dan doa-doa serta mengepresikan pujian dan penyembahan kepada Tuhan. Tanpa nyanyian yang indah ibadat yang sedang dirayakan terasa hambar dan tidak menarik atau tidak berkesan bagi semua umat yang sedang merayakan. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman dan penghayatan umat tentang fungi nyanyian liturgi dalam ibadat sabda di Stasi Santo Yakobus SP 7.
Penelitian ini dimulai dari bulan Desember 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi dan wawancara kepada 20 informan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa umat Stasi SantoYakobus SP 7, secara teori umat belum sepenuhnya memahami tentang fungsi nyanyian liturgi dalam perayaan ibadat sabda dan untuk mengaplikasikannya juga belum sesuai dengan
Dari hasil penelitian diketahui bahwa nyanyian liturgi belum sesuai dengan apa yang dipahami secara teori dan praktek yang dilakukan oleh umat Stasi SantoYakobus SP , disarankan bagi Stasi agar meningkatkan pelatihan bagi seksi liturgi maupun umat lingkungan.
PDF 0 9
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2019
STUDI DESKRIPTIF TENTANG PARTISIPASI MAHASISWA DALAM KEGIATAN KEMAHASISWAAN DI SEKOLAH TINGGI KATOLIK SANTO YAKOBUS MERAUKE
SEBASTIANUS RUMLUS (1402019)
Studi Deskriptif Tentang Partisipasi Mahasiswa dalam Kegiatan Kemahasiswaan Di Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke merupakan judul penelitian ini. Penelitian ini dilaksanakan karena didapatinya beberapa masalah mendasar yakni rendahnya kesadaran dan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan kemahasiswaan. Oleh karena itu, penulis berusaha meneliti guna menemukan upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan kemahasiswaan berdasarkan upaya-upaya yang ditemukan dalam penelitian.
Fokus dari penelitian ini diorientasikan untuk menjawab 3 rumusan masalah; 1) Bagaimana tingkat partisipasi mahasiswa STK St. Yakobus Merauke dalam kegiatan kemahasiswaan. 2) Bagaimana tingkat kesadaran mahasiswa STK St. Yakobus Merauke dalam mengikuti kegiatan kemahasiswaan. 3) Apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan kemahasiswaan. Proses pengumpulan dan pengolahan data penelitian ini dilakukan pada bulan januari 2019. Data-data berhubungan dengan rendahnya kesadaran dan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan kemahasiswaan diperoleh melelui hasil angket yang disebarkan kepada responden.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Responden dalam penelitian ini adalah 40 responden. Berdasarkan analisa data hasil penelitian diketahui bahwa kesadaran dan partisipasi mahasiswa STK St. Yakobus Merauke terbilang baik, namun, salah satu persoalan yang membuat para mahasiswa tidak proaktif dalam mengikuti kegiatan kemahasiswaan yakni masih kurangnya kesadaran mahasiswa akan pentingnya kegiatan-kegiatan kemahasiswaan tersebut bagi perkembangan diri mereka.
PDF 0 8
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2019
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DI ASRAMA PUTRI SANTA THERESIA-MERAUKE
ROSINA RAHADO (1402016)
Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter
Skripsi ini berjudul “IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DI ASRAMA PUTRI SANTA THERESIA MERAUKE.” Tema ini dinspirasi oleh kenyataan bahwa ada banyak asrama yang didirikan di pusat-pusat kota untuk menampung para pelajar. Pertanyaan yang muncul adalah apakah ada nilai-nilai pendidikan karakter yang diterapkan di asrama-asrama tersebut? Hal ini menggugah penulis untuk mendalami tema tentang implementasi nilai-nilai pendidikan karakter di Asrama Putri Santa Theresia Merauke. Skripsi ini bertujuan untuk menemukan nilai-nilai pendidikan karakter yang telah diterapkan di Asrama Putri Santa Theresia Merauke sekaligus mencari solusi atas persoalan-persoalan yang dihadapi dalam proses penerapan nilai-nilai tersebut.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket, observasi dan wawancara. Populasi penelitian ini adalah semua anggota Asrama Putri Santa Theresia Merauke berjumlah 22 orang. Sedangkan sampel penelitian adalah 15 orang antara lain 14 orang siswi asrama dan 1 orang Pembina Asrama. Instrumen yang digunakan ialah observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 4 kelompok nilai-nilai pendidikan karakter yang diterapkan, antara lain: nilai-nilai spiritualitas, nilai-nilai pendidikan prestasi akademik, nilai-nilai keterampilan dan minat bakat, serta nilai-nilai kepedulian sosial dan cinta damai. Secara umum, Asrama Putri Santa Theresia Merauke telah menerapkan empat nilai pendidikan karakter tersebut namun belum maksimal. Ada salah satu nilai yang menunjukkan persentase yang rendah yaitu nilai kepedulian sosial dan cinta damai. Faktor yang turut berpengaruh adalah faktor internal (latar belakang budaya dan kebiasaan yang berbeda) dan faktor eksternal berupa keterbatasan finansial, kelemahan fungsi kontrol, keterbatasan tenaga pembina asrama, dan keterbatasan latar belakang pendidikan pembina asrama. Oleh karena itu, cara-cara yang ditempuh pembina adalah hadir tepat waktu pada setiap kegiatan, dan menjadi teladan bagi siswi asrama.
Berdasarkan hasil penelitian ini maka penulis menyarankan agar nilai kepedulian sosial tidak hanya diwujudkan dalam kegiatan mengumpulkan dana bagi para korban bencana tetapi juga melalui kunjungan terhadap keluarga yang mengalami korban bencana atau mendoakan para korban tersebut. Selain itu, pembina asrama perlu meningkatkan fungsi kontrol dan pengawasan serta pembinaan mental bagi siswi asrama agar tidak terjadi tindakan-tindakan indisipliner. Hal terkahir yang dipandang perlu dan mendesak adalah mengupayakan tenaga pembina asrama yang memiliki latar belakang manajemen kehidupan berasrama dan bidang nilai-nilai pendidikan karakter.
PDF 0 9
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2019
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR MEREDUPNYA HIDUP DOA KELUARGA KATOLIK PADA LINGKUNGAN SANTA BERNADETA PAROKI HATI KUDUS -TANAH MERAH
PASKALINA KEWOT (1402013)
Hidup Doa Keluarga Katolik
Skripsi ini berjudul ANALISIS FAKTOR – FAKTOR MEREDUPNYA HIDUP DOA KELUARGA KATOLIK PADA LINGKUNGAN SANTA BERNADETA PAROKI HATI KUDUS TANAH MERAH. Judul ini dipilih berdasarkan kenyataan bahwa keluarga Katolik tidak melihat doa sebagai kebutuhan rohani dan menghadirkan doa di dalam keluarga dalam suatu kebersamaan. Alasannya adalah keluarga Katolik kurang menghidupkan kebiasaan doa bersama di dalam keluarga sehingga berdampak pada rendahnya partisipasi seluruh anggota keluarga dalam kehidupan menggereja baik di lingkungan maupun di paroki.
Penelitian ini adalah deskriptif dengan teknik wawancara dan observasi atas data penelitian. Data hasil wawancara antara penulis dan informan kemudian diolah dalam bentuk analisa deskripstif, sementara data observasi meliputi semua aspek yang berkaitan dengan tema skripsi ini terkhusus aktivitas doa keluarga Katolik yang berlangsung di dalam keseharian hidup mereka.
Hasil akhir penelitian yang dilakukan penulis terhadap keluarga Katolik pada Lingkungan Santa Bernadeta Paroki Hati Kudus Tanah-Merah menunjukkan bahwa sebagian kecil umat yang terdiri dari ibu-ibu dan anak-anak selalu terlibat aktif dalam kehidupan menggereja di Lingkungan Santa Bernadeta, seperti doa Rosario, katekese, ibadat di lingkungan, latihan koor, dan tugas-tugas liturgy lainnya namun kebiasaan untuk menghidupkan doa di dalam keluarga secara bersama-sama masih kurang. Oleh karena itu, penulis mengusulkan agar perlu diaktifkan kembali komunitas basis sebagai wadah bagi keluarga Katolik agar dapat bersekutu di dalam doa baik di dalam keluarga maupun di basis.
PDF 0 9
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2019
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN AGAMA KATOLIK (PAK) DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI I MUTING DISTIK MUTING KABUPATEN MERAUKE
MARIA MAGDALENA ANO (1402009)
Pembelajaran inkuiri hasil belajar Pendidikan Agama Katolik
Penelitian ini didasarkan pada keyakinan peneliti secara teoritis bahwa pembelajaran inkuiri mampu meningkatkan hasil belajar siswa atau dari ketiga aspek penilaian yaitu: kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa. Berdasarkan latar belakang keyakinan teoritis inilah, peneliti mengambil judul skripsi tentang “Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Agama Katolik dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Muting, Distrik Muting Kabupaten Merauke”.
Terkait keyakinan secara teoritis di atas, masalah yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Apakah penerapan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara efektif pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik (PAK) bagi siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Muting? 2) Bagaimana prosedur/penerapan model pembelajaran inkuiri dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik PAK) bagi siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Muting?
Model pembelajaran Inkuiri merupakan salah satu bentuk pendekatan Pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered approach). Model Pembelajaran Inkuiri merupakan salah satu strategi pembelajaran yang pada prinsipnya semua proses belajar mengajar dilakukan oleh siswa, dan guru sebagai motivator, dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran yang sedang berlangsung. Model pembelajaran inkuiri dilakukan secara mandiri dan kelompok atau bersama-sama, sesuai prosedur kerja diberikan kebebasan kepada siswa untuk berkreasi, trampilan dan bertanggungjawab atas materi pelajaran secara logis, membangun kecakapan dalam berpikir secara kritis, karena siswa mengalami sendiri secara langsung proses belajar mengajar shingga dapat memehami materi pembelajaran yang diberikan oleh guru.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Muting yang berjumlah 20 siswa. PTK dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus, pada bulan November 2018. Hasil PTK menunjukkan bahwa setelah penerapan pembelajaran inkuiri, hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hasil tersebut tampak dari nilai rata-rata kelas yang diperoleh siswa dalam KD 1 Pra-Siklus, Siklus I, dan Siklus II secara berurutan adalah sebagai berikut: 56,75, 69,7 dan 83,65. Sementara itu, presentase siswa yang mencapai nilai KKM untuk ketiga periode tersebut adalah sebagai berikut: 35%, 45% dan 100%.
Berdasarkan data-data tersebut diatas dan hasil kajian secara teoritis, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik (PAK) bagi siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Muting. Peneliti menyarankan agar guru dapat menerapkan model pembelajaran inkuiri dalam pembelajaran Pendidikan Agama Katolik maupun bidang studi lainnya secara dinamis, disesuaikan dengan karakteristik siswa, materi yang diajarkan dan kondisi sekolah.
PDF 0 9
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2019
ANALISIS FAKTOR KURANGNYA KETERLIBATAN UMAT DALAM DOA BERSAMA DI STASI SANTA MARIA DIANGKAT KE SURGA PAROKI BUNDA HATI KUDUS KUPER
MARIA IRIYANTI (1502014)
Faktor Keterlibatan umat Doa bersama
Penulis mengambil judul skripsi yaitu “ Analisis Faktor Kurangnya Keterlibatan Umat dalam doa Bersama Di Stasi Santa maria Diangkat Ke Surga” karena kprihatinan penulis tentang kurangnya keterlibatan umat. Faktor yang menyebabkan kurangnya keterlibatan umat disebabkan karena perselisihan dalm keluarga, ada anggota yang sedang sakit sehingga tidak terlibat dalam doa bersama, ketidakahadiran anggota keluarga karena rata-rata bekerja sebagai petani dan sebagiannya bekerja sebagai buruh, kemalasan, ketidaksiapan dalam tugas yang sudah dipercayakan karena rasa malu dan tidak berani, pekerjaan banyak di rumah, adanya televisi dan HP. Sehingga umat tidak terlibat aktif dalam doa bersama.
Subjek yang akan diteliti adalah umat Stasi Santa Maria Diangkat Ke Surga paroki Bunda Hati Kudus Kuper. Jumlah umat secara keseluruhan adalah 332 jiwa dari masing-masing etnis yang terdiri dari Jawa, Kei, Muyu, Marind, Tanimbar, dan NTT. Peneliti mengambil 5 orang dari usia 30 tahun sampai 60 tahun sebagai sampel penelitian. Sampel ini dipilih berdasarkan observasi dan wawancara yang dilakukan peneliti terhadap umat yang aktif dalam mengikuti doa bersama.
Dalam penelitian, penulis menggunakan penelitian kualitatif dan penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2018. Teknik pengumpulan data penulis menggunakan observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang penulis peroleh dari lapangan dapat diketahui bahwa umat belum menyadari bahwa peran umat dalam keterlibatan doa bersama. Kendala-kendala yang dialami umat misalnya kurangnya pembinaan dari dewan stasi, kurangnya kunjungan pastor paroki.
Frekuensi kehadiran umat dalam doa bersama masih kurang aktif dalam doa bersama hal ini disebabkan karena kesibukan masing-masing umat. Sehingga harus adanya pendampingan dari suster, harus adanya komunikasi antara pembimbing dan ketua stasi seputar kegiatan doa bersama yang dijalankan umat, harus penuh dengan semangat untuk hadir dalam doa bersama, harus adanya kekompakan bersama antara ketua kelompok dan anggotanya, adanya pembinaan-pembinaan yang memperkuat kebersamaan dari pembimbing, memberi semangat dalam hal kegiatan gereja, mengajak umat untuk lebih tekun dalam doa bersama. Oleh karena itu, ketua-ketua lingkungan maupan ketua stasi harus memberikan kesadaran bagi umat dan melaksanakan kegiatan yang dapat menarik perhatian umat sehingga dapat terlibat aktif. Oleh karena itu, Harus memberi pendamping seperti suster kepada kelompok doa bersama supaya lebih memperhatikan dan pembentuk pengurus-pengurus yang bersemangat rohani dengan berkomunikasi kepada ketua kelompok doa sehingga doa bersama dapat berjalan lebih aktif lagi di kemudian hari.
PDF 0 9
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2019
PENGARUH KONSEP KE-ALLAHAN MALIND-ANIM TERHADAP KETERLIBATAN MEREKA DALAM GEREJA SAAT INI
KASIMIRUS SALE KAIZE (1702015)
Konsep Ke-Allahan Malind Anim Keterlibatan Dalam Kehidupan Menggerja.
Studi Deskriptif Pengaruh Konsep Ke-Allahan Malind-Anim Terhadap Keterlibatan Mereka Dalam Gereja Saat ini merupakan judul dari penelitian ini. Penelitian ini dilakukan karena melihat kenyataan yang ada bahwa Malind-Anim tidak lagi berperan aktif atau bersikap apatis terhadap urusan-urusan menggereja. Oleh karena itu penulis, dalam penelitian berusaha menggali informasi apa penyebab Malind-Anim bersikap apatis terhadap urusan gereja.
Fokus dari penelitian ini diorientasikan untuk menjawab tiga (3) rumusan masalah; Bagaimana konsep “ke-Allahan” Malind-Anim, Adakah Perbedaan Konsep Ke-Allahan Malind Anim Dengan Konsep Ke-Allahan Gereja Katolik. Adakah pengaruh konsep “ke-Allahan” Malind-Anim terhadap pastisipasi mereka dalam kehidupan menggereja.
Adapun proses pengumpulan dan pengolahan data penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2018. Data-data hasil wawancara diperoleh melalui hasil wawancara langsung antara peneliti dengan informan key. Berdasarkan analisa data hasil penelitian diketahui bahwa Malind-Anim tidak lagi berpegang dan mengikuti aturan-aturan adat/budaya yang merupakan agama asli atau agama tua yang mana di dalamnya terdapat aturan-aturan hidup yang tentunya akan berdampak positif tehadap cara hidup Malind-Anim.
PDF 0 9
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2019
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN UMAT TENTANG IBADAH SABDA HARI MINGGU TANPA IMAM DI STASI ST.STEFANUS LEPROPAROKI KRISTUS RAJA MOPAH LAMAMERAUKE
IMELDA NAOMI UNTUNG (1202014)
Pemahaman umat ibadahsabda Imam
Skripsi ini berjudul UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN UMAT TENTANG IBADAH SABDA HARI MINGGU TANPA IMAM DI STASI ST. STEFANUS LEPRO PAROKI KRISTUS RAJA MOPAH LAMA. Bagiumat Katolik ibadah sabda merupakan suatu Tindakan atau kegiatan kerohanian (keagamaan) yang melibatkan seluruh pribadi manusia baik jasmani maupun rohani, dalam menjalin hubungan dengan Tuhan (Allah). Ibadah sabda berarti suatu upacara keagamaan dimana dalam upacara tersebut sabda atau perkataan Allah dibaca, Nubuat Nabi diperdengarkan kepada orang banyak atau jemaat yang hadir.
Penelitian ini dilakukan di Paroki Kristus Raja Mopa Lama dengan pendekatan kualitatif terhadap beberapa informan yang sudah ditetapkan berdasarkan jumlah umat. Data yang hendak dikumpulkan berkaitan dengan pemahaman umat tentang makna ibadah sabda dan faktor-faktor penyebab minimnya keterlibatan umat dalam liturgi ibadah sabda. Data tersebut dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumen.
Berdasarkan hasilpenelitian dapat diketahui bahwa pemahann umat tentang ibadah sabdamasih kurang, selain itu keterampilan dan pengetahuan tentang ibadah sabda masih minim, pelaksanaan ibadah yang kurang disiapkan dengan baik. Hal ini menimbulkan kebosanan dan kurang partisipasi umat dalam setiap perayaan ibadah sabda yang dipimpin oleh umat dalam hal ini pengurus stasi.
Upaya yangdapatdilakukanadalah melatih pengurus stasi dalam mempersiapkan ibadah yang baik, melakukan sosialisasi tentang peran ibadah sabda dalam hidup beriman, berkoordinasi dengan pastor paroki untuk memberikan perhatian yang serius pada umat Stasi St. Stefanus Lepro Paroki Kristus Raja Mopa Lama Merauke.
PDF 0 9
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2019
PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL OLEH FASILITATOR KATEKESE SEBAGAI SARANA KATEKESE BAGI KELUARGA-KELUARGA KATOLIK DI LINGKUNGAN ST. EUSEBIUS DAMIANUS PAROKI KATEDRAL ST. FRANSISKUS XAVERIUS MERAUKE
FIRMINA REFWALU (1102011)
Katekese media digital
Katekese sebagai kegiatan pastoral Gereja untuk membina iman umat sudah berlansung sejak lama. Panduan karya katekese sebagai hasil dari permenungan atas kegiatan tersebut juga sudah muncul sejak abad-abad awal kehidupan Gereja. Tindakan pewartaan dan pendalam iman katolik dilakukan melalui katekese-katekese. Tentunya dengan metode katekese yang telah dibuat sedemikian rumah agar peserta dapat menerima materi katekese yang diberikan oleh fasilitator dengan baik.
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah dapat membuat katekese semakin diminati oleh para keluarga-keluarga katolik di lingkungan St Eusebius Damianus.
Penelitian ini dimulai dari bulan Desember 2018. jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskritif. teknik pengumpulan data yang di lakukan adalah observasi dan wawancara kepada 10 informan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa umat lingkungan Eusebius Damianus sangat menyetujui penggunaan media digital dalam berkatekese.
PDF 0 9
Pendidikan Keagamaan Katolik (S1) 2019
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA PARTISIPASI KAUM BAPAK DALAM PERSEKUTUAN DOA BERSAMA DI HIMPUNAN SANTA MARIA PAROKI KRISTUS RAJA KEPI
FERDINANDUS RONI PAKAIMU (1403045)
Analisis Rendahnya Partisipasi Kaum Bapak
Skripsi ini berjudul “ANALISIS RENDAHNYA PARTISIPASI KAUM BAPAK DALAM DOA BERSAMA DI HIMPUNAN SANTA MARIA, PAROKI KRISTUS RAJA-KEPI.” Tema ini dinspirasi oleh kenyataan bahwa kaum Bapak kurang terlibat secara aktif dalam kegiatan doa bersama di Himpunan Santa Maria. Sebagai seorang umat Allah yang berdomisili di himpunan ini, penulis merasa prihatin akan kenyataan ini. Oleh karena itu skripsi ini bertujuan untuk menemukan faktor-faktor penyebab rendahnya partisipasi kaum Bapak dalam doa bersama di Himpunan Santa Maria sekaligus mencari solusi atas persoalan itu.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket, observasi dan wawancara. Populasi penelitian ini adalah semua kepala keluarga yang tinggal di himpunan Santa Maria, Paroki Kristus Raja-Kepi yang berjumlah 95 orang. Sedangkan sampel penelitian adalah 35 orang. Instrumen yang digunakan ialah observasi dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kaum Bapak memiliki pemahaman yang rendah tentang arti doa. Kaum Bapak mengerti doa hanya sebagai sarana perjumpaan antara Allah dan manusia di mana melalui perjumpaan itu, manusia dapat mengkomunikasikan segala persoalan hidup yang dialami kepada Tuhan. Keterbatasan pemahaman itu berbanding lurus dengan pelaksanaannya. Partisipasi kaum Bapak sangat rendah dalam doa bersama karena faktor kesibukan, kecapaian, kemalasan, pemimpin doa yang kurang terampil dan cakap, serta anggapan-anggapan yang keliru bahwa Ibadat hari Minggu saja sudah cukup dan bahwa doa hanya merupakan urusan pribadi.
Berdasarkan hasil penelitian ini maka penulis menyarankan agar perlu adanya kunjungan Pastor Paroki ke rumah keluarga-keluarga Katolik dan melibatkan kaum Bapak untuk memimpin doa. Selain itu, perlu juga ada katekese iman untuk memberikan pencerahan konsep kepada umat bahwa doa bukan hanya merupakan urusan pribadi tetapi juga urusan bersama.
PDF 0 9